RELUNG.ID – Pemerintah bakal melakukan rukhiyatul hilal dan sidang isbat menentukan 1 Ramadhan 1444 H atau 2023 M.
Rukhiyatul hilal ini akan dilakukan di 124 lokasi di seluruh Indonesia.
Kemudian dilanjutkan sidang isbat pada 29 Syaban atau tepatnya 22 Maret mendatang.
Baca Juga: Spoiler Boruto 80: Ternyata Kawaki Buat isu kematian Naruto! Ini Tujuannya
Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib mengatakan, untuk menentukan 1 Ramadhan, pihaknya melibatkan tim hisab Rukyat Kemenag, dan saat pelaksanaan rangkaian sidang isbat juga mengundang Komisi VIII DPR RI, pimpinan MUI, duta besar negara sahabat, perwakilan ormas Islam, dan lainnya.
Rangkaian pelaksanaan sidang isbat akan dibagikan dalam tiga tahap. Pertama, seminar pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1444 H berdasarkan hasil hisab atau perhitungan astronomi. Pemaparan dilakukan Tim Hisab Rukyat Kemenag mulai pukul 17.00 WIB dan terbuka untuk umum.
“Sesi seminar yang terbuka untuk umum inilah yang digelar secara hybrid karena kapasitas ruangan yang terbatas,” katanya.
Baca Juga: Pembunuhan Indra Maulana Terungkap! Pelakunya Istri, Anak dan Menantu
Rangkaian kedua, Adib melanjutkan, yaitu pelaksanaan Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1444 H. Sesi ini akan dilaksanakan secara luring setelah Salat Magrib dan tertutup untuk umum. Selain data hisab, sidang isbat juga akan merujuk pada hasil rukyatul hilal yang akan dilaksanakan pada 124 lokasi di seluruh Indonesia.
“Sesi terakhir adalah telekonferensi pers hasil sidang isbat yang akan disiarkan secara langsung oleh TVRI dan media lainnya,” pungkas Adib.
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan Rukyatul Hilal dan Sidang Isbat penetapan 1 Ramadhan 1444 H atau 2023 M, berikut linknya.

