RELUNG.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengungkap daerah yang berpotensi terjadinya konflik saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 November mendatang.
Setidaknya ada empat kabupaten di Sumsel yang menjadi sorotan. Keempat kabupaten yaitu, Musi Banyuasin (Muba), Musi Rawas Utara (Muratara), OKU dan Lahat.
Demikian diakui oleh Ketua Bawaslu Sumsel, Kurniawan, Selasa (26/11).
Dia mengatakan, pihaknya telah meminta kepada TNI dan Polri untuk mempertebal pengamanan di empat daerah tersebut. Mengingat, keempat daerah ini memiliki riwayat adanya potensi konflik.
“Untuk teknisnya itu diserahkan ke aparat TNI dan Polri yang lebih memahami, biasanya mereka yang tahu jumlahnya,” katanya.
Dia mencontohkan, seperti di OKU itu hanya ada dua pasangan calon (Paslon) dan juga memiliki riwayat potensi konflik. Apalagi, jika selisih suara sedikit. Itu bakal jadi masalah.
Selain OKU, daerah lainnya yaitu Lahat. Meski ada tiga Pasangan Calon (Paslon) namun perlu mendapatkan perhatian. Menurutnya, pasca pemungutan suara itu berpotensi untuk terjadinya konflik.
Karena itu, nantinya akan ada kunjungan khusus baik dari pemerintah, aparat keamanan termasuk KPU dan Bawaslu pada saat pemungutan suara di daerah tersebut. Upaya tersebut dilakukan sebagai antisipasi jangan sampai terjadinya keributan pasca pemungutan suara.
“Saat ini indikasinya sudah kelihatan, seperti ada yang mendatangi rumah ketua Bawaslu, ada penusukan dan beberapa indikator lainnya,” pungkasnya. (DSK)

