RELUNG.ID – Komika Bintang Emon dikenal vokal menyuarakan ketidakadilan dengan gaya roasting akhirnya buka suara. Dia menyetil aksi Mario Dandy seorang anak pejabat melakukan penganiayaan hingga korban David koma.
Melalui akun Instagramnya @bintangemon menyetil bapaknya udah kaya kenapa ga anteng aja hidupnya.
menyuarakan pendapatnya perihal aksi arogansi Mario Dandy yang diketahui merupakan anak eks pejabat Direktorat Jenderal Pajak bernama Rafael Alun Trisambodo. Menurut Bintang, Mario Dandy adalah anak pejabat yang tak tahu rasa hormat kepada orang lain dan sangat arogan mentang-mentang bapaknya adalah pejabat publik.
Baca Juga: Spoiler 1077: Gear 6 Bangkit! Aweakening, Luffy Hilang Jati Diri
“Bapaknya kan udah kaya, kenapa gak bisa anteng aja sih hidupnya? Begitu tuh orang kalau gak tau kerasnya hidup. Orang yang gak pernah nyari respect begitu,”ucapnya dalam video di instagramnya,Rabu (1/3).
“Kalau kita kan nyari respect ya, hormat ke orang lain, menghargai etika yang berlaku, menghargai orang lain. Itu cara buat dapetin respect, skill manusianya ada. Kalau gitu mah cara dapetin respectnya gara-gara orang tau dia nih anaknya siapa, makanya skillnya gak ke latih,” sambungnya.
Bintang yang juga menyaksikan aksi kekerasan oleh Mario Dandy kepada David lewat video rekaman yang tersebar luas di sosial media menilai bahwa anak pejabat itu telah sakit jiwa apalagi ia merasa sok jagoan dan sempat melakukan selebrasi.
Baca Juga: Shanks VS Kurohige, Marshall D Teach Kehilangan Tangan
“Itu udah jatoh, lo kalau suka lihat bela diri leher bagian belakang gak boleh diserang nih. Karena banyak syarafnya bisa bikin mati atau cacat permanen. Nah itu lo injek. Abis itu dia nendang mukanya pake ancang-ancang terus selebrasi, itu bukan tindakan yang dilandasi oleh emosi, itu arogan, menindas manusia, itu jahat. Ini malah selebrasi, udah gila sakit jiwa tuh anak,” kata Bintang Emon.
Tak lupa, ketika menutup roastingan tersebut Bintang juga menyampaikan sindiran pedas kepada oknum pejabat publik yang korupsi agar kejadian tersebut tak terulangi lagi dan meminta kepada keluarga mereka agar lebih tertib lagi dalam bertingkah laku di masyarakat.
“Bapak-bapak, ibu-ibu, keluarga yang koruptor coba sekarang ini aja terbuka sama keluarganya. ‘mohon maaf adek-adek, anak-anakku yang tercinta, terkasihi oleh saya. Ini duit saya duit rakyat nih. Kita bisa hidup enak dengan kerja saya yang sedikit, ini menyalahgunakan kekuasaan. Tapi mohon maap, sopan ya sedikit’. Nah, gitu ya, lo udah ambil duit masyarakat masak mau ambil nyawa masyarakat juga?” tutupnya

