Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan di Sumsel mulai berkurang. Hal ini dikarenakan kondisi La Nina mulai melemah.
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel, Wandayantolis menjelaskan, pada dasasian I Januari 2023, dari Indeks ENSO menunjukkan kondisi La Nina lemah. Meski demikian diprakirakan kondisi La Nina masih berpotensi terus berlangsung hingga Maret 2023 dan kemudian berangsur menuju kondisi Netral.
sedangkan, dari Indeks IOD menunjukkan kondisi netral dan diprediksi akan bertahan hingga 2023. “Aliran massa udara di wilayah Indonesia didominasi oleh angin baratan. Sementara prediksi anomali OLR secara spasial menunjukkan potensi pertumbuhan awan di wilayah Sumatera Selatan berkurang hingga pertengahan dasarian II Januari 2023,” tulisnya yang dikutip dari keterangan resminya, Kamis (12/1).
Baca Juga: Empat Pedagang Ciki Ngebul di Palembang Diminta Stop Penjualan
Dengan kondisi ini, maka curah hujan di Wilayah Sumsel pada dasarian I Januari 2023 umumnya berada pada kategori Rendah (0-50 mm) kecuali sebagian besar wilayah Musi Banyuasin, Banyuasin, PALI, Palembang bagian utara, Muara Enim bagian utara, Prabumulih dan OKU Timur , OKU selatan bagian timur, Empat Lawang bagian timur berada pada kategori Menengah (50-100 mm). Curah hujan tertinggi berada di Pos Hujan Cinta Kasih, Kab. Muara Enim (130.0 mm).
“Sifat hujan pada dasarian I Januari 2023 sebagian besar wilayah Sumatera Selatan berada pada kondisi Bawah Normal kecuali sebagian besar wilayah Musi Banyuasin, sebagian PALI bagian barat, sebagian Banyuasin bagian tengah, sebagian kecil Muara Enim, sebagian kecil OKU Timur mengalami sifat hujan Normal. Sedangkan sifat hujan Atas Normal terjadi di sebagian wilayah Musi Banyuasin bagian utara dan sebagian kecil Banyuasin bagian tengah,” jelasnya.
Untuk monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) berturut-turut menunjukkan sebagian besar wilayah Sumsel mengalami HTH dengan kriteria sangat pendek yakni (1-5 hari) kecuali sebagian kecil Muara Enim, Musi Rawas dan Lahat mengalami HTH dengan kriteria Pendek (6-10 hari). Sementara sebagian wilayah Empat Lawang dan OKU Timur masih mengalami hujan sampai dengan pemutakhiran data.
Sedangkan, untuk peluang Curah Hujan (CH) dasarian II Januari 2023 yaitu, CH menengah (51-150 mm) dengan peluang lebih dari 70 persen, diprakirakan masih terjadi di sebagian besar wilayah Sumsel kecuali sebagian Empat Lawang bagian barat mengalami CH Rendah (0-50 mm) dengan peluang lebih dari 70 persen. CH Tinggi (151-300 mm) dengan peluang lebih dari 20 persen diprakirakan masih terjadi di sebagian PALI, sebagian Muara Enim, sebagian Prabumulih, sebagian kecil OKU Timur bagian selatan.
“Meski curah hujan berkurang, saat ini masih berada pada periode musim hujan. Masyarakat diharapkan tetap selalu berhati-hati dengan adanya hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang, serta selalu menjaga kebersihan sanitasi dan lingkungan sekitar,” pungkasnya.

