Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»BNBP Desak Penegakan Hukum Tegas untuk Atasi Karhutla di Muba
Indeks

BNBP Desak Penegakan Hukum Tegas untuk Atasi Karhutla di Muba

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda02/10/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Musi Banyuasin (Muba) menjadi penyumbang Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumsel sepanjang Januari-Agustus 2024 sebanyak 1.702 hektare berdasarkan data dari BPBD Sumsel. 

Terbanyak Karhutla terjadi di lahan gambut yang mencapai 1.167,1 hektare sedangkan mineral 534,9 hektare.

Dandim 0401/Muba Letkol Inf Erry Dwianto mengaku Karhutla yang terjadi di wilayahnya 99 persen disebabkan ulah manusia yang membuka lahan dengan cara membakar, yang dinilai lebih cepat dan murah. Sedangkan 1 persen kebakaran yang dipicu oleh faktor alam.

“Karhutla di Muba pada dasarnya disebabkan oleh praktik membuka lahan dengan pembakaran. Cara ini dianggap paling mudah dan murah oleh masyarakat, sehingga praktik ini terus dilakukan meskipun dampaknya sangat merusak lingkungan, “kata dia, saat menerima kunjungan Deputi III Bidang Penanganan Darurat BNBP RI, Mayjen TNI Lukmansyah Selasa 1 Oktober 2024.

Bahkan Erry menyebutkan kondisi lahan gambut yang rentan terbakar semakin memperparah keadaan. Seperti di wilayah Muara Medak yang sempat mengalami kebakaran besar pada periode 2015-2019. Setelah beberapa tahun kondusif, kebakaran kembali terjadi pada 2024 dan bahkan menyebar hingga ke Kecamatan Sekayu dan beberapa daerah di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

“Upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla telah dilakukan secara intensif oleh TNI, Polri, BPBD, dan BNPB dengan patroli rutin, pemadaman darat, dan operasi water bombing. Namun, tantangan utama terletak pada sulitnya memadamkan api di lahan gambut yang berada jauh dari sumber air, “kata dia.

“Banyak sungai yang sudah mengering, sementara jarak ke sumber air sangat jauh. Ditambah lagi, personel kita juga terbatas,” jelasnya.

Selain itu, Erry juga menyebutkan sepanjang tahun 2024, tercatat sebanyak 870 titik panas (hotspot) di Muba, namun setelah diverifikasi, jumlah riilnya mencapai 805 titik.

“Kebanyakan titik api ini berada di wilayah lahan gambut yang tersebar di 15 kecamatan, dengan 10 kecamatan di antaranya dikategorikan sebagai kawasan rawan karhutla. Kecamatan Bayung Lencir, yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi, merupakan salah satu wilayah dengan intensitas kebakaran tertinggi.

“Sejak 2015 hingga 2019, angka hotspot di Muba sangat tinggi. Namun, setelah adanya penanganan terpadu pada 2023, jumlahnya berhasil ditekan. Meski begitu, pada 2024 ini, jumlah titik panas kembali mengalami peningkatan akibat siklus tahunan serta cuaca anomali yang tak terprediksi,” kata Dandim.

Sementara itu Deputi III Bidang Penanganan Darurat BNBP RI, Mayjen TNI Lukmansyah meminta agar penegakan hukum dilakukan lebih ketat. Mengingat Karhutla di Muba itu disebabkan karena manusia.

“Bila perlu, sekali-kali berikan tindakan hukum tegas kepada pelaku pembakaran agar ada efek jera. Dengan begitu, Sumsel tidak lagi menjadi wilayah dengan angka karhutla tertinggi, tetapi justru menjadi yang terendah di antara enam provinsi lainnya yang juga rawan karhutla,” tuturnya, “kata dia.

BNPB sendiri telah berkomitmen mendukung upaya pencegahan dan pengendalian karhutla di Muba dengan

bantuan peralatan dan tenaga operasional. Selain itu, BNPB juga mendorong adanya edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang bahaya karhutla, terutama di daerah-daerah rawan kebakaran.[AYK]

BNPB Karhutla Muba
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAntar Pacar Pulang, Pria di Palembang Disiram Air Keras
Next Article Anime Mecha-Ude Siap Tayang Perdana 3 Oktober
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,867 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,742 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,715 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?