Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Hukum»BNNK Muara Enim Disorot: Dugaan Pasang Badan dalam Kasus Operator Belaz PT BAK Menguat
Hukum

BNNK Muara Enim Disorot: Dugaan Pasang Badan dalam Kasus Operator Belaz PT BAK Menguat

ADMINBy ADMIN14/05/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi tes urine narkoba. (ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Dugaan bahwa Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Muara Enim “pasang badan” dalam kasus dugaan penggunaan narkoba oleh operator dump truck raksasa Belaz milik PT Bukit Asam Kreatif (BAK) berinisial OG, semakin menguat.

Pernyataan terbaru dari Manajer SDM PT BAK, Okiki Onedinata, justru memperjelas adanya kejanggalan. Ia mengaku bahwa hingga kini perusahaan belum pernah mengirimkan surat permohonan tes narkoba terhadap OG ke BNNK Muara Enim, meski surat tersebut sempat disiapkan.

“Untuk permohonan itu, kami tidak pernah mengirimkannya kepada BNNK Muara Enim,” ujar Oki kepada Relung.id, Sabtu (12/5/2025).

Menurutnya, surat urung dikirim karena OG keburu mengajukan pengunduran diri tak lama setelah insiden terjadi. “Yang bersangkutan keburu mengundurkan diri. Jadi, tahapan lebih lanjut termasuk tes narkoba, tidak sempat kami lakukan,” jelasnya.

Pernyataan ini bertolak belakang dengan keterangan sebelumnya dari pihak BNNK Muara Enim yang menyebut telah menerima permohonan tes dan menyatakan hasilnya negatif.

“Setiap pengemudi alat berat yang terlibat kecelakaan biasanya diperiksa kesehatannya,” kata Muhammad Nizar dari BNNK Muara Enim, Selasa (6/5/2025).

Pernyataan saling bertentangan inilah yang memicu kecurigaan publik bahwa ada upaya perlindungan terhadap OG, yang sebelumnya sempat disebut sebagai “pegawai titipan” oleh salah satu petinggi perusahaan.

Tokoh masyarakat Muara Enim, Nasihin, menilai ada indikasi kuat rekayasa penyelesaian masalah, bukan pencarian kebenaran. “Ini terkesan ada skenario bersih-bersih nama, bukan upaya menyelesaikan persoalan secara jujur,” katanya.

Sebagai informasi, insiden terjadi pada Senin malam, 28 April 2025 sekitar pukul 23.30 WIB, saat Belaz RT 38 yang dikemudikan OG menabrak Belaz RT 05 yang sedang terparkir di area tambang Bangko Barat. Tak ada korban jiwa, namun kerusakan dua alat berat asal Belarusia itu cukup parah.

Setelah insiden, berdasarkan pemeriksaan internal yang dilakukan perusahaan, OG disebut terindikasi berada di bawah pengaruh narkoba berdasarkan pemeriksaan internal awal. Namun, sebelum proses lanjutan dilakukan, OG justru mengajukan pengunduran diri dan langsung menghilang dari proses investigasi.

PT BAK sendiri mengklaim telah menjalankan prosedur pengawasan ketat terhadap penyalahgunaan narkoba, termasuk tes urine saat rekrutmen, MCU rutin, serta tes mendadak bekerja sama dengan BNN.

“Kami tegas. Jika ketahuan menggunakan narkoba, langsung dipecat,” tegas Oki.

Namun demikian, justru dalam kasus ini muncul pertanyaan besar: bagaimana hasil tes bisa keluar jika surat permohonan tak pernah dikirimkan? Sebab tidak hanya berkaitan dengan kredibilitas perusahaan, tetapi juga berkaitan dengan nama baik dan masa depan OG.

Dengan kontradiksi ini, desakan agar BNNK Muara Enim membuka hasil dan prosedur tes terhadap OG secara transparan kini menguat di publik. BNNK dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan secara objektif dan justru terkesan menjadi tameng perlindungan terhadap individu tertentu. (KPB)

BNNK Muara Enim Insiden Bangko Barat PT BAK PT Bukit Asam Kreatif Tes urine
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKetua TP PKK Sumsel Tinjau Pasar Murah, Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Next Article Muba Gercep Revitalisasi Jembatan P6 Sungai Lalan yang Sempat Lumpuh
ADMIN

Related Posts

Hukum

Rumah Dinas Jadi Markas Judol, Letkol Arman Ditahan Pomdam Jaya

09/10/20268 Views
Hukum

Penampakan Indra Kenz Kembali Masuk Lapas Tangerang Usai Pembebasan Bersyarat Dicabut

09/10/20266 Views
Hukum

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Dipindahkan ke Lapas Tangerang

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,874 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,746 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,720 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?