RELUNG.ID – Bocah berusia tujuh tahun, DA hanya terbaring lemah di tempat tidurnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari Palembang.
Hal ini dikarenakan, kondisi perutnya terus mengeluarkan cairan berbau tidak sedap, usai dioperasi usut buntu.
Bahkan, kini kondisi bocah tersebut terus memburuk hingga harus kehilangan berat badan.
Baca Juga: Doa Malam Nisfu Syaban, Lengkap dengan Arab, Latin dan Terjemahannya
“Sudah tiga kali operasi, tapi kondisinya tidak membaik juga, dan kini kehilangan berat badan dari semula 18 kilogram menjadi 12 kilogram,” kata Ibu DA, Yani (38).
Dia menceritakan, peristiwa malang yang menimpa putrinya tersebut berawal saat dia membawanya ke RSUD Bari, Kamis (2/2) lalu dikarenakan ada gejala tipes. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, anaknya tersebut menderita sakit usus buntu yang harus dilakukan operasi pada hari Senin (6/2)
“Kata pihak rumah sakit harus operasi pada tanggal (6/2). Setelah operasi selesai dilakukan kita pulang karena pemulihan di rumah,” katanya, Selasa (7/3).
Sesampainya di rumah, kondisi bekas jahitan anaknya keluar cairan berbau tidak sedap yang mengharuskan dirinya membawa anaknya kembali ke rumah sakit untuk dilakukan tindakan operasi ke dua. Namun, setelah dilakukan operasi kedua, hasilnya tetap sama saja.
“Dokter kemudian menyarankan untuk operasi ketiga,” terangnya.
Baca Juga: Ini Dia Fakta dan Asal Usulnya Dewa Kematian Shinigami di Naruto
Lagi-lagi, usai operasi ketiga, kondisi DA tetap tidak membaik. Bahkan, harus kehilangan berat badannya secara drastis. Pihak rumah sakit kembali menawarkan untuk operasi keempat kalinya dengan risiko yang sama atau dirujuk ke rumah sakit lainnya dengan tindakan dari dokter anak.
“Jadi kami pilih operasi di rumah sakit lain karena di sana tidak ada dokter bedah anak,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasub Humas RSUD Bari Palembang, Rully mengatakan, pihaknya sedang menindaklanjuti adanya peristiwa tersebut, dan tengah mencari keterangan dari pihak yang berkaitan tersebut. “Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait. Kami akan tindaklanjuti peristiwa ini,” singkatnya.

