Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»BPBD Catat 515 Hotspot di Sumsel Selama Juni 2026, Muara Enim Tertinggi
Regional

BPBD Catat 515 Hotspot di Sumsel Selama Juni 2026, Muara Enim Tertinggi

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda22/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi karhutla. (BPBD Sumsel)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Curah hujan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Selatan selama Juni 2026 berhasil menahan lonjakan titik panas (hotspot) yang biasanya meningkat saat musim kemarau. Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel tetap mengingatkan seluruh daerah agar tidak lengah karena ratusan hotspot masih terdeteksi sepanjang bulan ini.

Berdasarkan data hingga 20 Juni 2026, sebanyak 515 hotspot terpantau di berbagai wilayah Sumsel. Angka tersebut memang lebih rendah dibandingkan lonjakan yang terjadi pada akhir Mei lalu, ketika titik panas harian sempat menembus lebih dari 100 titik dalam sehari.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan kondisi cuaca yang masih disertai hujan di sejumlah daerah menjadi faktor utama yang menekan peningkatan hotspot selama Juni.

“Beberapa wilayah masih mengalami hujan dalam beberapa hari terakhir sehingga jumlah hotspot harian tidak mengalami lonjakan signifikan seperti yang terjadi pada akhir Mei,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).

Data Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Sipongi) menunjukkan jumlah hotspot harian tertinggi selama Juni terjadi pada 4 Juni dengan 57 titik dan 6 Juni sebanyak 55 titik. Sementara jumlah terendah tercatat pada 15 Juni dengan hanya dua titik panas, serta tiga titik pada 19 Juni.

“Meski relatif terkendali, BPBD menilai angka tersebut tetap perlu diwaspadai karena menunjukkan potensi kebakaran hutan dan lahan masih cukup tinggi di sejumlah daerah, ” kata dia.

Muara Enim menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak selama Juni, yakni mencapai 130 titik. Disusul Kabupaten Lahat dengan 80 titik, Musi Banyuasin 52 titik, Ogan Komering Ilir (OKI) 47 titik, Musi Rawas Utara (Muratara) 38 titik, serta Musi Rawas sebanyak 35 titik.

“Menariknya, Kota Palembang menjadi satu-satunya daerah yang tidak mencatatkan hotspot sepanjang bulan ini, ” kata dia.

Sudirman menjelaskan bahwa peningkatan titik panas yang terjadi pada Mei lalu dipengaruhi berkurangnya intensitas hujan dan meningkatnya suhu udara seiring masuknya musim kemarau di sebagian besar wilayah Sumsel. Kondisi tersebut membuat vegetasi lebih mudah mengering dan rentan terbakar.

“Sebagai perbandingan, jumlah hotspot pada Mei 2026 mencapai 708 titik dan menjadi angka bulanan tertinggi yang pernah tercatat sejak tahun 2015. Bahkan pada 31 Mei lalu, hotspot harian sempat mencapai 166 titik, sedangkan 28 Mei tercatat 117 titik, ” kata dia.

Menghadapi kondisi tersebut, BPBD Sumsel terus memperkuat pemantauan darat dan udara guna memastikan setiap titik panas yang muncul dapat segera diverifikasi dan ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan.[THQ]

 

 

 

BPBD Hotspot Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSeberang Ulu II Jadi Zona Merah DBD di Palembang, Kasus Sudah Capai 540 Orang
Next Article 165 Karhutla Terjadi di Sumsel, BPBD Minta Daerah Rawan Segera Tetapkan Status Siaga
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,893 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,766 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,738 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?