RELUNG.ID – Bank Syariah Indonesia (BSI) terus berkomitmen dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah di Indonesia, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil.
Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memperkuat program BSI Smart Agent, yang berperan sebagai ujung tombak dalam menyediakan layanan perbankan syariah di wilayah yang belum memiliki akses memadai.
RCEO BSI Regional 3 Palembang, Arin Yusnairy Muslim, mengungkapkan bahwa meskipun bisnis keagenan masih menjadi fokus utama BSI, pertumbuhan jumlah agen masih tergolong rendah dibandingkan layanan digital lainnya.
“Dari laporan yang kami terima, jumlah agen BSI hanya tumbuh sebesar 13 persen secara year on year (yoy), sementara pertumbuhan transaksi agen mencapai 16 persen yoy. Angka ini masih jauh dari pertumbuhan transaksi QRIS BSI yang mencapai 205 persen yoy,” ujarnya, Sabtu (23/2/2025).
Menyikapi tantangan ini, BSI akan terus berupaya meningkatkan jumlah agen serta volume transaksi mereka melalui berbagai inisiatif.
Salah satunya dengan memperbaiki infrastruktur layanan, termasuk penguatan sistem Electronic Data Capture (EDC), optimalisasi QRIS, serta perluasan jaringan ATM agar memudahkan transaksi bagi nasabah dan agen.
Selain itu, edukasi dan sosialisasi mengenai manfaat menjadi agen BSI juga akan semakin digencarkan.
“Kami ingin lebih banyak masyarakat, khususnya pelaku UMKM, yang tertarik bergabung menjadi agen BSI. Ini akan membantu mereka mendapatkan akses ke layanan perbankan syariah, termasuk pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR),” tambah Arin.
Keberadaan BSI Smart Agent dinilai sangat penting dalam mendukung ekosistem UMKM dan meningkatkan literasi keuangan syariah. Dengan memperkuat jaringan keagenan, BSI berharap dapat menjangkau lebih banyak masyarakat hingga ke pelosok negeri, sejalan dengan visi pemerintah dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.
“Peran Smart Agent harus lebih diperkuat sebagai ujung tombak layanan keuangan syariah di daerah-daerah yang masih terbatas akses perbankannya. Dengan demikian, ekosistem UMKM akan semakin berkembang dan masyarakat dapat lebih mudah menikmati layanan perbankan syariah,” tutup Arin. (CKM)

