RELUNG.ID – Warga di Desa Srijaya Baru, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendadak panik. Pasalnya, empat ekor gajah liar terpantau memasuki kawasan pemukiman warga.
Hal ini diakui Kepala Desa Srijaya Baru, Anton Surapto, Rabu (3/9/2025).
Dia mengatakan, dirinya mendapatkan laporan dari warga yang menyadari kehadiran kawanan gajah ini. Kemudian, warga bersama pemuda Karang Taruna langsung menghalau kawanan gajah tersebut dengan alat seadanya agar menjauh dari pemukiman warga.
“Tiga gajah berhasil diarahkan ke kawasan PT KEN yang masih berbatasan dengan area hutan,” katanya.
Meski demikian, ada satu ekor gajah yang masih remaja terpisah dari kelompoknya dan bertindak agresif. Kondisi ini sempat membuat warga cemas karena gajah tersebut mendekati kebun. Namun, gajah ini berhasil ditenangkan.
“Kondisi ini sudah sering kali terjadi, tapi kami tidak menganggap gajah sebagai musuh, walaupun beberapa bulan lalu warga sempat menjadi korban amukan gajah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna, Agus Heri Santoso, mengaku tidak memiliki alat canggih. Namun, mereka punya tekad dan tanggung jawab, sehingga saat gajah kembali mereka bergerak bukan hanya menghalau agar tidak masuk dalam kawasan pemukiman warga.
“Kami bukan hanya menghalau tetapi juga memastikan kawanan gajah ini tidak terluka,” terannya.
Seperti diketahui, Letak Desa Srijaya Baru yang berbatasan langsung dengan kawasan industri PT Bumi Andalas Permai dan area hutan memang menjadikannya jalur lintasan alami satwa liar, terutama gajah Sumatera. Saat musim migrasi, potensi perjumpaan antara manusia dan gajah pun meningkat drastis. (DSK)

