Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Bulog Sosialisasikan Penyerapan Gabah Petani di Banyuasin, Petani Sambut Positif
Bisnis

Bulog Sosialisasikan Penyerapan Gabah Petani di Banyuasin, Petani Sambut Positif

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda20/02/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Dewan Pengawas Perum Bulog, Arifin Seman dan Verdianto Iskandar Bitticaca, saat mengecek gabah di Banyuasin. Foto : Istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Dewan Pengawas Perum Bulog, Arifin Seman dan Verdianto Iskandar Bitticaca, bersama Pimpinan Perum Bulog Sumsel Babel, Elis Nurhayati, menggelar sosialisasi sistem penyerapan gabah petani serta meninjau kesiapan menjelang panen di Desa Margo Rukun, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Kamis (20/2/2025).

Dalam kesempatan itu, Arifin Seman menegaskan bahwa kebijakan pemerintah pusat menetapkan harga pembelian pemerintah (HPP) untuk gabah sebesar Rp6.500 per kilogram.

“Kami hadir untuk memastikan harga gabah yang ditetapkan pemerintah pusat telah mencakup keseluruhan biaya, serta memberikan kepastian bagi petani,” ujar Arifin usai melakukan peninjauan.

Ia menjelaskan bahwa Bulog hanya akan menyerap 20 persen dari total hasil panen petani, sedangkan sisanya dapat dijual ke pihak lain.

“Kami sudah sampaikan bahwa Bulog hanya membeli 20 persen hasil panen. Sisanya, petani bebas menjual ke pembeli lain,” katanya.

Arifin menambahkan bahwa harga Rp6.500 per kilogram sudah mencakup biaya keseluruhan, termasuk jasa angkut. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap tengkulak yang kerap membeli dengan harga lebih rendah dari HPP.

“Kami menerima semua bentuk gabah, namun kami harap petani tetap menjaga kualitasnya agar sesuai dengan standar,” jelasnya.

Bulog juga akan terus memantau penyerapan gabah di lapangan agar kebijakan ini berjalan efektif dan bermanfaat bagi ketahanan pangan nasional.

“Harapan kami, program ini berjalan dengan baik dan berdampak positif. Kami akan terus berkoordinasi dengan petani serta pelaku usaha agar pelaksanaannya optimal,” tegas Arifin.

Selain itu, rombongan Bulog juga mengunjungi pabrik pengolahan gabah menjadi beras di wilayah Muara Sugihan. Dalam pertemuan dengan pemilik dan pekerja pabrik, mereka membahas kesiapan industri pengolahan dalam mendukung kebijakan penyerapan gabah petani.

Para pekerja berharap program ini berjalan lancar tanpa kendala agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi seluruh ekosistem pertanian di wilayah tersebut.

Sementara itu, salah seorang petani, Wahyu Hidayat, menyambut baik kebijakan ini karena memberikan kepastian harga yang lebih menguntungkan bagi petani.

“Kami sangat bersyukur dengan harga yang ditetapkan pemerintah, ini sangat membantu kami. Dalam 10 hari ke depan, padi kami akan dipanen dan akan dibeli Bulog seharga Rp6.500 per kilogram,” ujar Wahyu.

Ia meyakini bahwa kebijakan ini akan meningkatkan kesejahteraan petani di Sumsel, khususnya di Desa Margo Rukun, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin.

“Kami sangat senang dan berterima kasih atas program ini. Harga yang stabil memberikan kepastian bagi kami dan mengurangi risiko ketidakpastian harga jual,” pungkasnya.[THQ]

 

 

Banyuasin Bulog Gabah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDriver Taksi Online di Palembang Kembali Jadi Korban Begal, Leher dan Tangan Ditusuk Pelaku
Next Article Kalapas Empat Lawang Inspeksi Fasilitas, Evaluasi Peningkatan Layanan
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Hukum

Kejari Banyuasin Tetapkan Empat Tersangka Korupsi Dana PDAM Rp3,94 Miliar

06/10/202614 Views
Liputan Khusus

Medan Karhutla Sumsel Makin Sulit Dijangkau, Motor Trail Pemadam Mau Digas ke Mana?

05/10/202612 Views
Regional

Jarak Pandang Terbatas, Kapal Sembako Tenggelam di Banyuasin

01/10/202610 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,892 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,765 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,738 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?