RELUNG.ID – Sejak empat hari terakhir, harga cabai di Lubuklinggau, Sumsel mengalami kenaikan.
Hal ini terjadi di Pasar Inpres, Lubuklinggau, Sumsel.
Harga cabai yang semula Rp40 ribu per kilogram kini melonjak hingga Rp70 ribu perkilogram.
Baca Juga: 751 Ribu Unit SUV Toyota Highlander Direcall, Ini Alasannya
Salah satu pedagang di Pasar Inpres Lubuklinggau, Royke mengatakan, sejak empat hari terakhir harga cabai ini mengalami kenaikan. Baik cabai merah, hijau, rawit, hingga cabai setan.
Untuk cabai merah, semula seharga Rp40 ribu per kilogram, naik menjadi Rp55 ribu per kilogram.
Cabai hijau dari semula Rp17 ribu perkilogram menjadi Rp30 ribu per kilogram. Untuk cabai rawit dari Rp35 ribu naik menjadi Rp50 ribu per kilogram.
Baca Juga: Intip Konsep Suzuki Swift 2024, Desain Baru dengan Mild Hybrid
“Yang paling tinggi kenaikannya itu, cabai setan dari semula Rp50 ribu kini menjadi Rp70 ribu perkilogram,” katanya.
Menurutnya, kenaikan harga cabai ini dikarenakan stok sedikit dari Curup (Bengkulu). Selain itu, kemungkinan dikarenakan jelang Pemilihan Umum (Pemilu).
Tak hanya harga cabai yang mengalami kenaikan. Tetapi juga terjadi pada sayur-sayuran seperti Sawi, Wortel, dan beberapa sayur lainnya.
Baca Juga: Tahun Depan, 9 Produsen Siap Luncurkan PC Bertenaga Snapdragon X Elite
“Karena kenaikan ini, pembeli lebih sepi dan mereka juga hanya membeli setengah,” katanya.
“Kami harap pemerintah segera mencarikan solusinya agar harga kembali normal. Jadi pembeli kembali ramai,” pungkasnya.

