Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Cagar Budaya Kampung Kapitan Rusak 75 Persen, Pemko Tak Bisa Berbuat Apa-apa
Regional

Cagar Budaya Kampung Kapitan Rusak 75 Persen, Pemko Tak Bisa Berbuat Apa-apa

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda02/03/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kampung Kapitan cagar budaya merupakan tempat bersejarah keturunan Tionghoa di Palembang mengalami kerusakan 75 persen. Mirisnya Pemerintah Kota (Pemko) Palembang tidak bisa berbuat apa-apa untuk melakukan renovasi atau perbaikan.

Cerita itu ini awalnya terjadi atas keluhan dari keturunan ke-15 dari Mayor Lioang Taow Ming Kampung Kapitan bernama Yulia (60).

Baca Juga: Diduga Ada Lapak Ikan Ilegal di Jakabaring, Lagi Diselidiki Pemko

Lalu hari ini, Kamis (2/3) Yulia menghubungi Wakil Wali Kota (Wawako) Fitrianti Agustinda menceritakan kerusakan 75 persen di kampung Kapitan.

“Gentengnya bocor lantai rusak pagarnya sekitar 75 persen kerusakan. Kami mau membetulkan biaya besar genteng saja bisa Rp 100 jutaan lebih. Makanya hari ini saya menghubungi khusus Ibu Wawako,”kata dia, Kamis (2/3).

Dia menyebutkan saat berbincang-bincang dengan Ibu Wawako dikatakan Pemerintah Kota (Pemko) tidak bisa berbuat apa-apa alias tidak bisa merenovasi. Karena alasannya aset kampung Kapitan masih punya keluarga Mayor Lioang Taow Ming.

“Kalau sudah diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah baru bisa Pemko Palembang melakukan renovasi. Karena belum punya pemerintah baru tercatat sebagai cagar budaya saja,”keluhnya

Ditanya alasan pihak keluarga Mayor Lioang Taow Ming tidak mau menyerahkan aset Kampung Kapitan ke pemerintah setempat apa? Dijawabnya semua keturunan Mayor Lioang Taow Ming sampai keturunan ke-17 khawatir apabila diserahkan kepada pemerintah tidak bisa lagi beribadah di rumah tersebut.

“Memang saya sendiri yang sekarang menjaga dan tinggal di rumah. Tetapi semua keturunan banyak merantau tidak mau rumah itu di serahkan. Karena disana banyak abu keluarga kalau kami mau beribadah nanti susah,”ungkapannya

Baca Juga: Riset LKPI: Masyarakat Puas Terhadap Kinerja Pj Bupati Muba Apriyadi

Disisi lain Yulia mengaku tidak ada pilihan lain dia harus berbicara kepada semua keluarga keturunan Mayor Lioang Taow Ming. Karena rusak rumah yang telah berumur 400 tahun ini harus diperbaiki kalau tidak akan roboh.

“Saya harus berunding dulu dengan semua pihak keluarga,”pungkasnya

Dibincangi Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda menjelaskan, untuk merenovasi mengeluarkan dana cukup besar dari negara. Artinya tidak bisa kalau aset cagar budaya itu belum di kuasai oleh Pemerintah Kota (Pemko) Palembang.

“Saya sudah arahkan ke Ibu Yulia untuk berbicara dulu dengan pihak keluarga. Kalau semua sudah selesai dan aset sudah dikuasai oleh Pemko renovasi menggunakan anggaran bisa kita lakukan,”katanya

Finda nama sapaan akrabnya Wawako menyebutkan untuk solusi perbaikan dia sendiri akan berusaha mencari investor atau pihak ketiga. Karena kalau tidak bisa membuat tempat bersejarah keturunan Tionghoa di Palembang akan roboh.

“Solusinya sementara akan saya carikan investor,”jelasnya

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRiset LKPI: Masyarakat Puas Terhadap Kinerja Pj Bupati Muba Apriyadi
Next Article Wow! Yonkou Buggy Bangkitkan Haki Raja di One Piece 1077
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20266 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,940 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,809 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,783 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?