RELUNG.ID – Lembaga riset Canalys telah mengeluarkan penelitian terbarunya tentang penjualan smartphone secara global.
Dari data Canalys diketahui, terjadi peningkatan penjualan di kuartal pertama. Hanya saja, peningkatan ini tidak terlalu signifikan.
Peningkatan penjualan smartphone di pasar global saat ini hanya 0,2 persen pada kuartal pertama tahun 2025 atau dengan jumlah total penjualan mencapai 296,9 juta unit.
Peningkatan ini terjadi di wilayah seperti di China Daratan, dan Amerika. Sedangkan, di India, Amerika Latin dan Timur Tengah mengalami penurunan.
Sedangkan di Eropa, menuntut semua produsen smartphone untuk menawarkan perangkat yang mudah diperbaiki dan dukungan perangkat lunak selama beberapa tahun kedepan.
Saat ini, Canalys mencatat produsen Samsung masih memimpin pangsa pasar sebesar 20 persen, kemudian diikuti oleh Apple sebesar 19 persen.
Diposisi ketiga di tempat Xiaomi dengan pangsa pasar 14 persen lalu diikuti dengan Vivo keempat dan Oppo berada diposisi kelima.
Canalys memprediksi akan ada rebound pasar di kuartal kedua nantinya mengingat adanya penurunan tingkat persediaan da peluncuran produk baru, khususnya di segmen menengah.
Meningkatnya ketegangan perdagangan global juga dapat mendorong negara-negara untuk mengejar produksi smartphone lokal, yang membutuhkan investasi tambahan dan tekanan biaya. (LWM)

