RELUNG.ID – Lubang kloset sering kali menjadi sasaran untuk membuang benda-benda aneh. Bahkan banyak sekali macam-macam benda yang sengaja dibuang.
Dilansir dari Beutynesia ada 7 benda yang dilarang keras dibuang di lubang kloset. Simak dibawah ini :
1- Tisu dan Kapas
Menurut J. Blanton Plumbing di Chicago, produk kertas seperti tisu dirancang untuk menyerap air, bukan untuk larut di dalam kloset. Sehingga jika kamu membuang tisu ke dalam kloset maka bisa menyebabkan penyumbatan pada pipa kloset.
Begitu pun dengan jenis tisu basah. Mengingat bahan dari tisu basah tidak mudah rusak maka jika kamu membuangnya ke dalam kloset bisa menyebabkan penyumbatan. Hal ini karena tisu basah mudah tersangkut di saluran air.
Sementara itu, sama halnya dengan tisu, kapas pun demikian. Meskipun kapas memiliki ukuran yang tampak kecil ketika disiram, namun ini bisa membuat saluran pipa kloset menjadi tersumbat.
Baca Juga: Lenovo ThinkPad X1 Fold: Inovasi PC Portabel yang Mengagumkan
2- Pembalut
Karena pembalut dirancang untuk menyerap air, bukan terurai di dalamnya. Sehingga ketika kamu membuang salah satu produk tersebut ke dalam kloset maka bisa membuatnya menjadi mengembang dan menumpuk di saluran sehingga kloset menjadi tersumbat.
Apabila kloset tersumbat, bisa membuat air toilet menjadi meluap. Oleh karena itu, hindari membuang produk feminin ke dalam kloset agar tidak terjadi kekacauan besar di dalam toilet.
3- Popok
Sama seperti produk feminin, popok juga dirancang untuk bisa menyerap air. Sehingga popok tidak mudah terurai di dalam air. Selain itu, popok juga memiliki ukuran dua kali lebih tebal dari produk feminin, ini artinya jika kamu membuang popok ke dalam kloset maka bisa menyebabkan pipa saluran menjadi tersumbat. Penyumbatan ini paling sering terjadi di tikungan U pada kloset.
Bahkan melansir dari Happy Hiller, jenis popok yang dapat terbiodegradasi sekali pun dianjurkan untuk tidak dibuang ke dalam kloset. Alih-alih membuang popok ke dalam kloset, kamu bisa lebih bertanggung jawab dengan membuangnya ke tempat sampah. Dengan begitu, kloset tidak akan tersumbat.
4- Putung rokok
Menurut para ahli di Bishop’s Plumbing di Illinois, apabila kloset dipenuhi oleh puntung rokok maka tidak hanya bisa menyebabkan kloset menjadi tersumbat, tetapi juga bisa mencemari sistem air dan membahayakan satwa liar. Hal ini karena puntung rokok terbuat dari bahan kimia beracun. Oleh karena itu, hindari untuk membuang puntung rokok ke dalam kloset mulai dari sekarang.
5- Obat-obatan
Biasanya, ini terjadi karena obat tersebut sudah kadaluwarsa atau mungkin karena adanya ketidakcocokkan pada pemakainya. Sehingga mereka lebih memilih jalan pintas dengan membuangnya ke dalam kloset.
Padahal membuang obat-obatan ke dalam kloset bisa menyebabkan pencemaran air yang cukup serius. Hal ini karena sistem pembuangan limbah memiliki proses biologis yang rumit untuk menguraikan limbah.
Sehingga jika kamu membuang obat-obatan ke dalam kloset maka dapat mengganggu proses penguraian tersebut. Selain itu, kebanyakan obat tidak dapat dihilangkan dari air, sehingga berakhir di danau, lautan, sungai, hingga kolam.
Baca Juga: 5 Zodiak Dinilai Paling Malas
6- Minyak
Meskipun minyak termasuk ke dalam golongan bahan cairan, namun tetap tidak benar dan kurang tepat jika kamu membuang minyak ke dalam kloset. Sebab, menurut American Water, bahan-bahan yang mungkin awalnya berbentuk cairan seperti minyak jika dibuang ke dalam kloset dapat mengeras dan menempel pada lapisan dalam pipa seiring berjalannya waktu.
Sehingga hal ini dapat menghalangi item lain untuk lewat dan berakhir dengan masalah penyumbatan. Untuk itulah, hindari membuang minyak ke dalam kloset. Jika kamu ingin membuang minyak maka setelah menggunakannya untuk memasak, diamkan sebentar hingga benar-benar dingin dan mengeras. Setelah itu, barulah kamu bisa membuang sisa minyak tersebut ke tempat sampah.
7- Kotoran kucing
Menurut para ahli di FloHawks Plumbing, kotoran kucing berbeda dengan kotoran manusia sehingga tidak boleh dibuang ke kloset. Kotoran kucing mengandung parasit yang disebut toxoplasma gondii, parasit ini tidak dapat diuraikan oleh sistem pembuangan limbah. Akibatnya, parasit tersebut akan masuk ke lautan dan mencemarinya serta membahayakan satwa liar.
Dalam kasus ini, tidak hanya kotoran kucing saja, namun juga berlaku untuk semua kotoran hewan peliharaan. Oleh karena itu, jika kamu memelihara hewan di rumah, bisa membuang kotorannya dengan memasukkannya ke dalam kantong biodegradable dan membuangnya ke tempat sampah.

