RELUNG.ID – Membedakan sperma sehat atau tidak sehat memang bukan masalah gampang untuk kaum adam. Namun ada beberapa indikator membedakannya yang harus kalian ketahui.
Dilansir dari alodokter ini 5 cara membedakan sperma sehat atau tidak. Simak dibawah ini :
1. Jumlah sperma
Indikator pertama adalah jumlah sperma yang terkandung dalam air mani. Jumlah sperma sehat adalah 15–200 juta sel sperma per ml air mani. Jadi, kalau kurang dari angka tersebut, sperma bisa dianggap kurang sehat dan dapat berpengaruh terhadap kesuburan.
Soalnya, peluang untuk menghasilkan kehamilan akan berkurang seiring dengan rendahnya jumlah sperma yang normal. Jika air mani sama sekali tidak mengandung sperma, kondisi ini disebut azoospermia.
Baca Juga: OMG! Ini 5 Makanan Mengandung Sianida
2. Bentuk sperma
Bentuk sperma juga bisa menjadi indikator sperma sehat atau tidak. Bentuk sperma sehat adalah sperma dengan bentuk kepala oval dan ekor yang panjang. Sementara itu, bentuk sperma yang tidak normal memiliki kepala cacat dengan ekor yang bengkok, pendek, atau bercabang.
3. Pergerakan sperma
Cara membedakan sperma subur dan tidak juga bisa dilihat melalui pergerakan sperma. Pergerakan sperma yang buruk ditandai dengan kondisi sperma yang tidak mampu berenang dengan cepat dan jauh. Pergerakan ini bisa terlihat melalui mikroskop.
Sperma yang tidak bisa berenang cepat dan jauh termasuk tidak subur karena akan kesulitan atau bahkan tidak bisa mencapai sel telur di dalam organ reproduksi wanita, sehingga gagal membuahi sel telur.
Baca Juga: Ini 13 Manfaat Buah Nanas, Meningkatkan Kesehatan Tulang
4. Jumlah sperma yang bergerak
Selain pergerakan sperma, jumlah total sperma yang bergerak juga bisa menjadi indikator, lho. Nah, normalnya sih, banyaknya sperma yang bergerak minimal mencapai 32% dari jumlah sperma dalam 1 kali ejakulasi.
5. Kekentalan sperma
Indikator selanjutnya bisa dilihat juga dari kekentalan sperma. Pasalnya, pergerakan sperma juga bisa dipengaruhi oleh tingkat kekentalannya. Semakin kental sperma, pergerakannya akan semakin terganggu.
Umumnya, sperma akan menggumpal tidak lama setelah ejakulasi dan mencair setelah 15–20 menit. Namun, waktu pengenceran tersebut tidak menunjukkan adanya gangguan apa pun, kecuali sperma tidak mengencer dalam waktu sekitar 2 jam.
Perlu diketahui, analisis sperma bukanlah tes kesuburan yang mutlak, melainkan hanya metode untuk menyelidiki kemungkinan penyebab gangguan kesuburan, ya. Untuk itu, dokter mungkin saja akan menyarankan pemeriksaan lain untuk memastikan tingkat kesuburanmu.

