RELUNG.ID – Kalian harus waspada kolesterol tinggi bisa datang kapa saja tanpa disadari. Untuk mengantisipasinya ini ada tanda-tandanya.
Dilansir dari klikdokter ini 10 tanda kadar kolestrol tinggi disampaikan oleh dr. Gia Pratama. Simak dibawah ini :
1. Plak Kekuningan di Kulit
Pada orang dengan familial hiperkolesterolemia (kadar kolesterol tinggi yang diturunkan dalam keluarga), cenderung muncul gejala xanthelasma. Biasanya, xanthelasma terjadi di sekitar kantung mata.
Xantelasma merupakan plak kekuningan di kulit terkait tingginya kadar kolesterol dalam tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, kulit yang bergelombang dan lembut ketika disentuh.
Baca Juga: 10 Manfaat Sushi untuk Kesehatan, Jaga Kesehatan Otak
2. Pembengkakan pada Pergelangan Kaki
Selain plak kekuningan, kadar kolesterol yang tinggi juga bisa menimbulkan tanda berupa pembengkakan pada kaki dan tangan. Kondisi ini dikenal dengan istilah medis tendinous xanthoma.
Pembengkakan tepatnya terjadi di buku jari tangan, lutut, atau tendon Achilles di belakang pergelangan kaki atau di sekitar siku. Tendinous xanthoma terjadi akibat pengendapan kolesterol dalam jaringan.
Pada beberapa orang, pembengkakan yang muncul bisa berwarna kehitaman, kemerahan, dan terasa nyeri.
3. Kornea Berbentuk Bulan Sabit
Kadar kolesterol yang tinggi juga dapat menimbulkan bentuk kornea yang menyerupai bulan sabit. Di samping itu, pinggiran kornea terlihat putih maupun biru keabuan.
Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan istilah arcus senilis atau corneal arcus. Perubahan yang terjadi pada kornea ini disebabkan oleh endapan lemak yang melengkung di sekitar tepi luar kornea mata.
Selain dialami ketika kadar kolesterol tinggi yang kambuh, perubahan pada kornea mata ini juga menunjukkan tanda penuaan.
Baca Juga: Ini 20 Manfaat Air Kelapa untuk Kesehatan
4. Jantung Berdebar
“Kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Kondisi ini dapat menimbulkan tanda berupa jantung berdebar atau dikenal juga dengan sebutan palpitasi jantung”, papar dr. Gia.
Jadi, kolesterol yang tinggi dapat membentuk plak yang menghambat aliran darah di pembuluh darah. Akibatnya, jantung harus bekerja keras untuk mengedarkan darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Kondisi inilah yang memicu debaran jantung terasa lebih kencang.
5. Nyeri Dada
Selain palpitasi jantung, tanda kolesterol tinggi yang sudah membentuk plak bisa menimbulkan nyeri dada (angina).
Nyeri kadang bersifat tumpul, menjalar hingga ke belakang bahu, dan terasa kebas hingga lengan bawah. Rasa nyeri yang muncul merupakan pertanda bahwa otot jantung kekurangan pasokan darah kaya oksigen.
6. Disfungsi Ereksi
“Kolesterol tinggi yang menyebabkan komplikasi lebih lanjut dapat memicu terjadi disfungsi ereksi pada beberapa individu”, ujar dr. Gia.
Kondisi ini bisa terjadi karena arteri yang tersumbat oleh plak kolesterol membuat penis tidak mendapatkan pasokan darah dan oksigen yang memadai, sehingga ereksi juga tidak mungkin terjadi.
7. Otot Leher Kaku
Kolesterol tinggi dapat menimbulkan tanda berupa otot leher yang terasa kaku. Hal ini disebabkan oleh sumbatan pembuluh darah yang akan mengurangi elastisitas arteri, sehingga pembuluh darah menjadi lebih kaku.
Baca Juga: Ini Cara Jaga Kesehatan Fisik dan Mental saat Sibuk
Hal ini sejalan dengan hasil pengamatan pada jurnal Spine tahun 2023, sebanyak 54% pengidap hiperkolesterolemia melaporkan nyeri otot dan kaku pada leher.
8. Tubuh Kelelahan
Kadar kolesterol tinggi yang sudah menyebabkan masalah jantung bisa menyebabkan tanda berupa kelelahan
Jadi, kolesterol jahat yang menumpuk dan membentuk plak menempel di arteri kecil jantung, Kondisi ini menyebabkan penyempitan dan pembuluh darah menjadi lebih kaku. Akibatnya, aliran darah menjadi tidak optimal dan menyebabkan tubuh mudah lelah.
Kondisi ini bertambah buruk dengan adanya gejala nyeri dada dan sesak napas.
9. Sakit Kepala
Beberapa orang yang mengalami kolesterol tinggi mengeluhkan sakit kepala. Tanda kolesterol tinggi ini ada hubungannya dengan sumbatan pembuluh darah yang akan mengurangi elastisitas arteri.
Hal ini dapat menyebabkan pasokan oksigen ke sel-sel di sekitar kepala menjadi menurun sehingga sakit kepala bisa terjadi.
10. Mudah Mengantuk
Tak cuma sakit kepala, pasokan oksigen yang rendah ke sel-sel otak karena penyumbatan plak juga bisa menyebabkan kamu mudah mengantuk.
Rasa ingin tidur semakin besar karena didorong oleh kondisi tubuh yang mudah kelelahan. Kondisi ini tentu bisa menghambat produktivitasmu di tempat kerja.
Semoga bermanfaat

