RELUNG.ID – Jangan anggap enteng banyak terjadi kecelakan mobil bisa disebabkan oleh rem. Hal itu karena kondisi rem tidak diperhatikan dan dirawat.
Dilansir dari Oto.com, perawatan pada perangkat rem sebenarnya cukup mudah yakni secara berkala membawa ke bengkel resmi untuk dilakukan pemeriksaan. Ini karena perangkat rem termasuk perangkat yang kompleks dan membutuhkan sentuhan tangan mekanik berpengalaman jika mengalami masalah.
Baca Juga: Ini 6 Tips untuk Mobil Diesel Ala Toyota
Bagi pemilik kendaraan yang bisa dilakukan adalah pemeriksaan tinggi minyak rem di bagian dalam kap mesin secara berkala. Jika terlihat minyak rem berkurang dengan jarak penggunaan kurang dari 20.000 kilometer, itu artinya ada kebocoran dalam sistem pengereman dan perlu segera dibawa ke bengkel.
Cara lain, adalah dengan rajin membersihkan bagian cakram mobil. Ini karena bagian cakram memiliki bentuk terbuka bahkan menghadap jalan sehingga resiko terpapar debu. Bersihkan area cakramn ini secara rutin terutama di musim hujan. Jika mulai berkarat dapat membersihkan dengan cairan pembersih karat agar fungsinya tetap maksimal.
Baca Juga: Penting! Ini 4 Penyebab Aki di Mobil Bisa Meledak!
Bila kerap mendengar decitan pada pedal rem, segera periksa permukaan kampas rem. Apakah mulai menipis atau kampas rem yang menipis. Jika piringan cakram mulai menipis maka sebaiknya mengganti dengan yang baru. Jika hanya permukaan tidak rata biasanya bisa dibubut namun ini tergantung dengan kondisi cakram.
Pemeriksaan juga dilakukan pada bagian kapiler mobil. Perangkat ini sebenarnya jarang bermasalah, namun ada beberapa hal yang dapat mengurangi performanya. Ini membuat rem bergoyang atau bergeser sehingga membuat laju mobil tersendat jika pedal rem diinjak.
Selain perawatan, untuk menjaga performa perangkat rem sebaiknya pengemudi mengetahu cara pengereman yang benar. Jangan menginjak pedal rem terlalu keras dan selalu perhatikan jarak dengan kendaraan lain agar bisa mengantisipasi pengereman.

