RELUNG.ID — Bambang Hermanto (35) mengalami pengalaman dramatis setelah hampir kehilangan nyawanya akibat banjir bandang di Desa Pian Raya, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel).
Ia berhasil selamat setelah tersangkut di pohon sawit dengan ketinggian lima meter ketika terbawa arus deras.
Kejadian dimulai ketika Bambang hendak menyeberang di Jembatan Sungai Keruh yang terendam banjir pada Minggu (14/1/2024).
Baca Juga: Rumah Terendam, Warga Sembatu Jaya Musi Rawas Dievakuasi ke Posko Pengungsian
Dengan maksud mengukur permukaan air, ia turun dari sepeda motor dan berjalan kaki ke tengah lokasi banjir. Namun, malah terbawa arus deras dan dinyatakan hilang.
Kapolsek Bulang Tengah Suku (BTS) Ulu Cecar Iptu Jemmy Amin Gumayel menjelaskan bahwa Bambang ditemukan setelah satu malam pencarian, tersangkut di pohon sawit dengan kondisi lemas dan kedinginan.
“Evakuasi dilakukan dengan menggunakan perahu karet, ” kata dia.
Baca Juga: KPU Sumsel Laporkan 1.000 Surat Suara DPD RI Tertukar di Kabupaten Musi Rawas
Jemmy menyebutkan Bambang, yang bertahan di atas pohon sawit karena tak berani berenang akibat arus deras, dievakuasi dalam kondisi pucat dan kedinginan
“Setelah dievakuasi, Bambang dibawa ke rumah sakit setempat untuk perawatan dan kini kondisinya sehat, “kata dia.
Meskipun kondisinya sehat, ia masih mengalami trauma, dan pihak berwenang memberikan pendampingan untuk membantunya mengatasi kejadian dramatis tersebut.
Baca Juga: iPhone 16 dan 16 Plus Bersiap Dapatkan Upgrade Besar dalam RAM dan Konektivitas
Kisah Bambang Hermanto menjadi gambaran dramatis dan penuh ketegangan di tengah bencana banjir bandang yang melanda, mencerminkan ketahanan dan keberanian manusia di hadapan alam yang kadang tak terduga.

