RELUNG.ID- Situasi keamanan di Qatar kini telah kembali kondusif setelah serangan rudal yang sempat mengguncang Pangkalan Udara Al Udeid beberapa waktu lalu.
Warga kembali beraktivitas seperti biasa, termasuk para pekerja migran, salah satunya Rahmat Pebrianto, Warga Negara Indonesia (WNI) asal Pagaralam, Sumatera Selatan.
Rahmat bekerja sebagai chef di Sheraton Grand Doha Resort & Convention Hotel. Ia mengaku tidak menyadari adanya serangan rudal pada awal kejadian karena tengah sibuk memasak di dapur.
“Awalnya saya tidak tahu ada serangan rudal Iran ke Qatar, karena sedang sibuk di dapur. Saat kerja, kami tidak boleh membawa HP,” ujar Rahmat saat dihubungi, Rabu (25/6/2025).
Kepanikan mulai dirasakannya setelah seorang rekan kerja memberi tahu situasi di luar. Tanpa pikir panjang, ia langsung bergegas kembali ke mess untuk mencari informasi lebih lanjut.
“Saya langsung panik dan pulang ke mess. Tapi waktu itu pekerjaan belum diliburkan karena hotel masih ramai tamu. Setelah lihat media sosial, memang terlihat rudal-rudal di langit,” ungkapnya.
Rahmat merupakan alumni angkatan pertama Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang, jurusan Seni Kuliner tahun 2016. Ia telah menetap di Doha selama tiga tahun, dan kini menjadi salah satu chef di hotel bintang lima ternama tersebut.
“Baru kali ini merasakan kepanikan akibat perang rudal. Semoga situasi terus aman dan kondusif,” harapnya.
Dalam unggahan story Instagram-nya @rahmatoncakxs, ia juga menuliskan bahwa kondisinya aman.
Rahmat menyampaikan bahwa pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Qatar telah memberikan imbauan kepada seluruh WNI agar tetap tenang dan tidak terpancing informasi hoaks.
“Saat ini kondisi sudah aman dan kami bekerja seperti biasa,” tambahnya.
Duta Besar RI untuk Qatar, Ridwan Hassan, juga menyampaikan bahwa situasi keamanan di Qatar mulai stabil. Jalur udara yang sempat ditutup kini telah dibuka kembali.
“Alhamdulillah keadaan di Qatar saat ini sudah lebih kondusif. Airspace-nya (jalur udara) sudah dibuka kembali dan sudah mulai ada pergerakan penerbangan,” ujar Ridwa.
Pemerintah Indonesia melalui KBRI di Doha terus memantau situasi keamanan di Qatar, serta memastikan keselamatan seluruh WNI di negara tersebut.[SLM]

