Polisi berhasil menangkap tiga dari lima pelaku yang melakukan aksi pencurian ternak sapi milik Rohman (44), warga Dusun III Desa Dalam, Kecamatan Belimbing, Gunugn Megang, Muara Enim, Sumatera Selatan, Kamis (25/8) pukul 04.30 WIB.
Ketiga pelaku yakni Supardisa (34) dan Erman Suanto (44) keduanya tercatat warga Desa Tanjung, Kecamatan Belimbing, Burnia alias Cimoy (46), warga Dusun IV Desa Perjito, Kecamatan Gunung Megang. Mereka ditangkap di tempat terpisah pada Sabtu (27/8) pukul 12.00 WIB.
Sedangkan dua pelaku lainnya yakni Sarmudi (40), warga Desa Banu Ayu, Kecamatan Empat Petulai Dangku dan Mat Amrul (40) warga Dusun I Desa Tanjung, Kecamatan Belimbing, masih dalam pengejaran polisi.
Kapolsek Gunung Megang AKP Nasharudin mengatakan, para pelaku ini mencuria empat ekor sapi milik korban yang terdiri dari dua ekor sapi jantan dan dua ekor sapi betina.
Terbongkarnya perbuatan pelaku berawal korban meriksa sapi miliknya yang berjumlah 11 ekor. Namun saat dicek pelapor, kata Nasharudin, sapi miliknya kurang empat ekor. Kemudian korban mencari keberadaan sapi miliknya.
Pada saat melakukan pencarian, sambungnya, korban menemukan satu unit mobil truck Dyna warna merah dengan nomor polisi BG 8702 US terpatar.
Saat itu, ia menemukan tiga ekor sapi miliknya di TKP dan emapt gulung tali nilon penarik sapi berada di dalam bak mobil tersebut.
Korban yang mengetahui kemudian melapor ke polisi hingga tiga dari lima pelaku ditangkap di tempat berbeda.
“Korban melaporkannya ke Polsek Gunung Megang,” kata Nasharudin, Senin (29/8/2022).
Sementara, kata Nasharudin, atas kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp 54 juta.
“Atas kejadian tersebut korban mengalami kejadian sebesar Rp 54 juta,” ujarnya, Senin (29/8).
Selain mengamankan pelaku, sambungnya, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa berupa satu unit mobil truk Toyota Dyna warna merah nomor polisi BG 8702 US dan empat gulungan tali tambang.
Untuk dua pelaku yang masih kabur, katanya, pihaknya masih melakukan pencarian.
“Untuk kedua pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” pungkasnya.
