RELUNG.ID – Mitsubishi Xforce dan Xpander memiliki basis transmisi CVT yang sama. Nah dari keduanya Continuously Variable Transmission atau CVT mana yang lebih canggih.
Baca Juga: Jimny 5 Pintu Siap Mengaspal di Indonesia
Product Appeal Evaluation Departemen Mitsubishi Motors Masahiro Tamura menjelaskan, Xforce lebih canggih karena mendapatkan pembaruan memiliki respon lebih presisi.
“Mitsubishi Xforce bisa mendeteksi jika kita sedang berada di tanjakan, posisi tanjakannya kurang lebih 7 persen. Bila sudah mendeteksi it, secara otomatis dia akan improve (tenaga) 25 persen dari kendaraannya dengan memilih posisi gigi yang lebih besar. Jadi secara otomatis mobilnya akan lebih responsif,” kata dia dilansir dari Oto.com
Baca Juga: Mobil Listrik Wuling Binggo Siap Dijual di Indonesia
Dilanjutkannya sistem transmisi Xforce akan membaca ketika mobil sedang melaju di jalanan menurun. CVT pada SUV kompak ini akan memberikan deselerasi yang lebih besar sehingga menghasilkan efek engine brake. Transmisi pada mobil ini akan mengurangi tenaga hingga 10 persen.
“Namun di keadaan lain, bila mobil berada di jalanan menurun dengan derajat kira-kira 5 persen saja dia akan memberikan engine brake. Sebetulnya di Indonesia atau di negara ASEAN lainnya jarang tersedia, karena fitur ini hanya ada di kendaraan Eropa,”pungkasnya.

