RELUNG.ID – Awal tahun 2025 diwarnai dengan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal akibat sejumlah pabrik di berbagai sektor industri menghentikan operasionalnya.
Beberapa perusahaan besar, termasuk PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Yamaha, dan Sanken, mengumumkan penutupan pabriknya di Indonesia, menyebabkan ribuan pekerja kehilangan mata pencaharian.
Berikut daftar pabrik yang resmi tutup pada 2025:
1. Sritex
PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu produsen tekstil terbesar di Indonesia, akhirnya harus menutup pabriknya setelah mengalami kesulitan finansial dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan yang dikenal sebagai pemasok seragam militer ini menghentikan operasionalnya, berdampak pada lebih dari 10 ribu tenaga kerja yang terkena PHK.
2. Yamaha
Sektor manufaktur juga mengalami dampak besar dengan penutupan dua pabrik piano Yamaha di Indonesia. Produksi dipindahkan ke China dan Jepang akibat penurunan permintaan pasar.
– PT Yamaha Music Product Asia di MM2100, Bekasi, akan tutup pada Maret 2025, dengan 400 karyawan terkena dampak.
– PT Yamaha Indonesia di Pulo Gadung, Jakarta, akan berhenti beroperasi pada Desember 2025, mengakibatkan 700 karyawan kehilangan pekerjaan.
3. Sanken
Pabrik peralatan listrik industri Sanken di Cikarang, Jawa Barat, juga akan tutup pada Juni 2025. Penutupan ini terjadi akibat anjloknya produksi, dengan tingkat utilitas hanya mencapai 14 persen sepanjang 2024.
Menanggapi gelombang penutupan pabrik ini, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan proses PHK dilakukan sesuai aturan.
“Kami tetap berharap PHK adalah langkah terakhir. Saat ini, kami masih berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan hak pekerja tetap terlindungi,” ujar Yassierli usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Senin (3/3/2025). (KPB)

