RELUNG.ID – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumsel mencatat satu juta pelanggaran lalu lintas terjadi di Sumsel.
Angka pelanggaran lalu lintas tersebut terjadi dalam kurun waktu satu pekan.
Demikian diungkapkan Kasubdit Keamanan dan Keselamatan Ditlantas Polda Sumsel, AKBP Erwin Aras Genda, Rabu (1/3).
Baca Juga: 3 Nasihat Jack Ma, Bangkitkan Motivasi untuk Sukses
Menurutnya, angka tersebut masih sebagian yang tercover atau terekam kamera ETLE yang tersebar di sejumlah titik di Sumsel. Meski demikian, jika diakumulasikan selama satu bulan maka total pelanggaran yang terjadi dan terekam di ETLE bisa mencapai 8 hingga 10 juta pelanggaran lalu lintas.
“Pelanggaran ini didominasi kendaraan motor,” katanya.
Dia merincikan, setidaknya ada 560 pelanggaran tidak menggunakan helm, kemudian 117.767 pelanggaran berboncengan tiga. Lalu, 131.000 pelanggaran tidak menggunakan safety belt, 3.692 pelanggaran bermain ponsel saat menyetir, dan 793.000 pelanggaran melawan arus. Akibat tingginya pelanggaran ini tentu dapat berimbas pada angka lakalantas.
Baca Juga: Mau Mudik Lebaran Pakai Kereta Api? PT KAI: Tiket Sudah Bisa Dipesan
“Jika bicara keselamatan berlalu lintas tidak bisa hanya dilihat dari faktor pengemudi saja, akan tetapi banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan tersebut, seperti faktor alam, lingkungan, jalan dan faktor kendaraan itu sendiri,” pungkasnya.
