RELUNG.ID – Banjir bandang yang terjadi di Lahat, juga berdampak di beberapa Desa di Kabupaten Muara Enim, Sumsel.
Akibatnya beberapa fasilitas umum hingga 10 hektare sawah di Muara Enim juga ikut terendam banjir.
Baca Juga: Fans One Piece Kepo Alis Sanji Bisa Berubah-ubah, Ini Jawaban Oda
Kepala Desa Lubuk Nipis Kabupaten Muara Enim, Dunsri mengatakan, banjir yang terjadi di Muara Enim kali ini merupakan banjir terbesar. Setidaknya 63 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana tersebut. Selain itu, sawah 10 hektare milik warga pun terendam banjir.
“Banjir ini juga membuat jalan amblas, dan kerusakan di beberapa fasum,” katanya, Kamis (9/3).
Banjir ini disebabkan hujan yang turun sejak siang kemarin, Rabu (8/3) sehingga membuat arus sungai semakin deras dan meluap hingga berdampak di beberapa desa di Muara Enim. “Kami harap ada bantuan terhadap warga yang terdampak banjir di Muara Enim,” harapnya.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Muara Enim, Kompol Toni Arman mengatakan, pihaknya terus memantau dan memonitoring debit air Sungai Enim dan Lematang. Hal ini untuk mengantisipasi adanya banjir susulan akibat luapan Sungai Lematang yang berada di Lahat.
Baca Juga: Posting Foto Banting Denny Sumargo, Rizky Billar Diserang Warganet
“Saat ini debit air yang berada di Kabupaten masih dalam keadaan normal dan arus air lancar,” katanya.
Meski demikian, dia mengimbau kepada masyarakat dekat bantaran sungai untuk selalu waspada akan terjadinya bencana banjir.

