RELUNG.ID – Curah hujan dengan intensitas yang tinggi terjadi di Kabupaten PALI, Sumsel.
Akibatnya, Danau Padang yang berada di Desa Tempirai Raya, Kecamatan Penukal Utara, PALI meluap.
Luapan tersebut menyebabkan 200 rumah di sekitaran danau terendam banjir.
Baca Juga: Dua Adegan Film John Wick Chapter 4 Tersulit Dimainkan Keanu Reeves
Kapolsek Penukal Utara, AKP Arzuan mengatakan, pihaknya bersama BPBD PALI terus melakukan monitoring banjir di Tempirai Raya sejak meluapnya air danau pada Selasa kemarin (7/3). Dia mengaku, hingga kini belum ada warga yang mengungsi akibat banjir tersebut.
“Ketinggian air antara 20 hingga 50 sentimeter. Hanya pekarangan rumah yang tergenang,” katanya, Rabu (8/3).
Banjir yang terjadi di daerah tersebut merupakan banjir musiman, mengingat kondisi di desa itu terdapat banyak rawa-rawa yang tidak bisa menampung debit air hujan. “Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi karena tidak ada arus yang deras,” pungkasnya.
Baca Juga: Live Action Anime Dragons of Wonderhatch Perkenalkan Dua Pemeran Baru
Sementara itu, Salah satu warga Tempirai Timur, Yudi Suharto mengatakan, akibat banjir tersebut, tanaman pangan yang ditanamnya di halaman rumahnya ikut terendam. Bahkan, air nyaris masuk rumahnya meskipun kondisi rumah memakai tiang cukup tinggi.
“Ketinggian air sekitar satu meter karena rumah kami persis dekat Danau Padang,” pungkasnya.

