Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Dari Hobi Jadi Karya Seni Bernilai Ekonomi, Bonsai Palembang Unjuk Gigi
Regional

Dari Hobi Jadi Karya Seni Bernilai Ekonomi, Bonsai Palembang Unjuk Gigi

RiyadiBy Riyadi29/05/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Devi Udariansyah selaku Ketua Panitia acara pameran dan kontes bonsai lokal terbuka 2025 dengan tema “Sriwijaya Berseni dan Berkarya Bersama”. Acara yang berlangsung dari 25 hingga 30 Mei ini diadakan di halaman Gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Jalan POM IX, Kecamatan IB.I, Palembang.(Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Ratusan pohon bonsai berbagai jenis dan ukuran tampil memukau dalam Pameran dan Kontes Bonsai Lokal Terbuka 2025 yang digelar Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Palembang.

Acara bertema “Sriwijaya Berseni dan Berkarya Bersama” ini berlangsung selama enam hari, dari 25 hingga 30 Mei 2025, di halaman Gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Jalan POM IX, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.

Pameran secara resmi dibuka oleh Komandan Lanal Palembang, Kolonel Laut (P) Faisal, M.Tr.Hanla., M.M., CRMP, pada Rabu (28/5/2025) sore. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Investasi, Riza Pahlevi, serta Plt. Kabag Humas dan Protokol DPRD Sumsel, Muhammad Fakhri Azhari.

Baca juga :   6.629 Jemaah Sudah Kembali, Debarkasi Palembang Bersiap Tutup Musim Haji

Ketua Panitia Devi Udariansyah menyebutkan bahwa pameran ini merupakan agenda tahunan yang kembali digelar setelah sempat terhenti karena pandemi COVID-19.

“Terakhir kami mengadakan pameran pada 2021 di OPI Mall dan 2023 di Central Bonsai Palembang. Tahun ini kami kembali dengan antusiasme tinggi dari para peserta,” ujar Devi.

Sebanyak 314 bonsai dipamerkan, berasal dari berbagai daerah di Sumatera Selatan, seperti Muara Enim, OKU Timur, Lahat, Prabumulih, dan Ogan Ilir. Jenis-jenis yang ditampilkan antara lain Anting Putri, Sancang, Santigi, Serut, Boksus, Sapu-sapu, dan Waru.

Baca juga :   Bayi di OKI Diberi Nama Prabowo Gibran, Lahir Saat Pemilu 2024

Devi menekankan bahwa bonsai bukan sekadar hobi, melainkan juga karya seni bernilai ekonomi. “Bonsai membutuhkan ketelatenan, pemahaman estetika, dan kreativitas tinggi. Tapi di balik itu, ada potensi ekonomi yang besar,” katanya.

Menurutnya, permintaan terhadap bahan dan tanaman bonsai terus meningkat seiring bertambahnya peminat. Hal ini membuka peluang bagi masyarakat untuk menjadikannya sebagai sumber penghasilan tambahan.

“Kalau dikelola dengan baik dan mengikuti selera pasar, budidaya bonsai bisa jadi bagian dari ekonomi kreatif. Tapi tidak cukup hanya menanam, perlu juga memahami seni dan pasar,” tambahnya.

Baca juga :   Ratu Dewa Ungkap Alasan Prima Salam Absen dari Agenda Pemkot, Ternyata Sedang Umrah

Ia juga menjelaskan bahwa budidaya bonsai dapat dilakukan melalui berbagai metode, seperti stek, cangkok, dan semai biji. Sedangkan untuk perawatannya, menurut Devi, tidak terlalu sulit selama memahami dasar botani.

“Harga bonsai sangat bervariasi karena dinilai sebagai karya seni. Tidak ada patokan pasti, semuanya tergantung bentuk, kematangan, dan karakter pohon,” jelasnya.

Lewat ajang ini, Devi berharap seni bonsai bisa semakin dikenal dan diapresiasi oleh masyarakat luas. “Kami ingin bonsai bukan hanya dinikmati sebagai hobi pribadi, tapi juga sebagai karya seni yang punya nilai ekonomi dan budaya,” pungkasnya.[DSK]

Palembang Pameran Bonsai PPBI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleProduksi Padi Sumsel Melesat 11 Persen hingga Juni 2025
Next Article Kajari Muara Enim Pimpin Sertijab Kasi Intelijen, Arsitha Agustian Gantikan Anjasra Karya
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,885 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,757 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,731 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?