RELUNG.ID – Dalam Debat Kedua Kandidat Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang yang berlangsung di Novotel Hotel, Calon Wakil Wali Kota Palembang nomor urut 3, Baharudin, memaparkan visi dan misi untuk membangun Kota Palembang yang lebih modern, transparan, dan ramah lingkungan.
Baharudin mengangkat isu-isu krusial, mulai dari pelayanan publik berbasis elektronik hingga pengembangan infrastruktur ramah lingkungan.
Baharudin menyoroti pentingnya peningkatan indeks sistem pemerintahan elektronik Kota Palembang yang saat ini masih rendah, hanya mencapai 2,66 persen.
“Kami berkomitmen untuk memperbaiki sistem pemerintahan berbasis elektronik yang transparan dan akuntabel, agar Palembang dapat bersaing dengan daerah lainnya,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa 65 persen warga Palembang masih kurang mengenal sistem e-government, yang menjadi perhatian khususnya untuk mendorong pelayanan publik yang lebih modern dan efisien.
Di bidang pendidikan, Baharudin berjanji menghadirkan pendidikan gratis mulai dari TK hingga SMA.
“Kami akan memperluas akses pendidikan untuk seluruh anak di Palembang, serta menyediakan seragam dan buku gratis,” ujarnya.
Selain itu, ia juga merencanakan fasilitas kuliah gratis dan akses internet gratis di seluruh kota untuk mendukung pendidikan digital.
Baharudin juga bertekad menghapus pungutan liar di semua layanan publik, serta meningkatkan insentif bagi tenaga kesehatan dan kader posyandu.
“Kami ingin Palembang menjadi kota yang bebas pungli, dengan pelayanan yang transparan dan tanpa biaya tambahan,” katanya.
Terkait penanganan isu lingkungan, Baharudin menggagas konsep “Waterfun City” untuk memperbaiki kawasan Sungai Musi dengan infrastruktur ramah lingkungan.
Ia berkomitmen untuk menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) hingga mencapai 30 persen dalam lima tahun ke depan, yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas udara dan menyediakan lebih banyak ruang untuk publik.
Dalam upaya memperbaiki infrastruktur dan mendukung UMKM, Baharudin menyiapkan dana antara Rp50-100 juta per RT untuk pengembangan SDM dan sektor usaha lokal.
“Peningkatan ini akan membuka peluang usaha baru bagi warga Palembang,” tambahnya.
Dengan visi misi yang disampaikan, Baharudin menekankan keinginannya untuk mewujudkan Palembang sebagai kota yang lebih layak huni, dengan pelayanan publik yang optimal, pemerintahan yang bersih, dan lingkungan yang nyaman bagi semua warganya.
“Kami ingin Palembang menjadi kota yang lebih baik, lebih transparan, dan lebih maju,” tutup Baharudin.[AYK]

