RELUNG.ID – Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Sumatera Selatan bukan sekadar pergantian ketua. Forum ini menjadi panggung penegasan kendali penuh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) atas arah dan struktur PDIP di Sumsel untuk lima tahun ke depan.
Melalui Konferda yang digelar di Hotel Wyndham Palembang, Rabu (17/12/2025), DPP PDIP menetapkan Bupati Musi Rawas Utara Devi Suhartoni sebagai Ketua DPD PDIP Sumsel periode 2025–2030.
Keputusan ini sekaligus menutup seluruh spekulasi internal dan menegaskan mekanisme sentralistik partai.
Devi didampingi Ilyas Panji Alam sebagai Sekretaris dan Made Indrawan sebagai Bendahara. Ketiganya ditetapkan langsung oleh DPP setelah melalui proses penilaian terhadap tujuh nama calon yang diusulkan.
Ketua Panitia Konferda dan Konfercab PDIP se-Sumsel, Susanto Adjis, secara terbuka menyatakan bahwa Konferda hanya menjalankan keputusan pusat.
“Ini murni mekanisme partai. DPP menilai dan menetapkan. Tugas daerah adalah mengamankan kebijakan tersebut,” kata Susanto.
Komposisi kepengurusan DPD PDIP Sumsel kali ini memperlihatkan pola campuran antara kepala daerah aktif, mantan pejabat, serta elite partai lama yang kembali dimasukkan ke struktur strategis.
Sejumlah nama seperti Askolani, Beni Hernedi, Ferdian Andreas Lakoni, Iwan Darmawan, hingga Zulfikri Kadir masuk dalam barisan pengurus.
Masuknya tokoh-tokoh tersebut dinilai sebagai upaya memperkuat mesin politik PDIP menghadapi agenda besar ke depan, terutama konsolidasi pasca-Pemilu dan penataan ulang basis kekuatan partai di daerah.
Susanto menyebut, sekitar 30 persen kepengurusan diisi wajah lama, sementara sisanya merupakan kader lama yang sebelumnya belum terakomodir di level DPD. Artinya, penyegaran dilakukan tanpa memutus mata rantai kekuasaan internal.
“Ini bukan banjir kader baru. Mereka kader lama, hanya sekarang diberi ruang,” tegasnya.
Sementara itu, konsolidasi PDIP di Sumsel belum berhenti. Proses Konferensi Cabang (Konfercab) di 17 kabupaten/kota masih berlangsung dengan mekanisme serupa, penilaian penuh di tangan DPP.
Di Kota Palembang, kepengurusan DPC dipastikan berganti. Jabatan Ketua DPC kini dipegang Ayu Nur Suri, anggota DPRD Sumsel. Posisi Sekretaris dipercayakan kepada Andreas Okdi Priantoro, dan Bendahara dijabat Duta Wijaya. (DSK)

