RELUNG.ID – Aroma tumisan bawang putih tercium lembut begitu pintu dapur besar di Jalan Kopral Juni, Kelurahan Indralaya Indah, dibuka.
Di ruangan seluas 18 x 44 meter itu, puluhan tangan cekatan tampak sibuk mengaduk, menakar, dan memastikan setiap bahan makanan tersaji sesuai standar.
Inilah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Ogan Ilir jantung dari program penyediaan Makanan Bergizi (MBG) bagi ribuan warga sekitar.
Setiap pagi, sejak subuh, 49 relawan sudah bersiap. Mereka bukan sekadar juru masak, tapi penjaga gizi untuk masa depan.
Di bawah koordinasi Kepala SPPG Polres Ogan Ilir, Krisna Agung Pangestu, tim ini menyiapkan 3.030 porsi makanan bergizi setiap hari untuk delapan sekolah di wilayah Indralaya. Penerimanya beragam mulai dari balita, pelajar SD hingga SMA, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Semua pekerja wajib mengikuti aturan dari Badan Gizi Nasional (BGN). APD lengkap harus dikenakan di setiap ruangan,” ujar Krisna sambil memperlihatkan area persiapan bahan.
Di sana, sayur-sayuran segar dicuci bersih, daging disortir, dan ikan disimpan di ruangan pendingin khusus agar tetap segar.
Bangunan SPPG Ogan Ilir tampak tertata rapi. Deretan kuali besar berjejer di atas tungku, sementara nasi dimasak dalam wadah berkapasitas besar.
Ada chiller, freezer, hingga ruang pendingin khusus untuk bahan-bahan sensitif seperti ayam, ikan, dan buah. Semua proses dilakukan sesuai standar higienitas yang ketat.
Sebelum makanan dibagikan, ada satu tahap penting: pemeriksaan oleh Dokkes Polres Ogan Ilir. Tim kesehatan inilah yang memastikan setiap porsi makanan aman dikonsumsi.
“Kami menerapkan security food. Setiap makanan yang sudah dimasak dicek keamanannya terlebih dulu sebelum distribusi,” jelas Krisna.
Bahan makanan yang masuk pun tak luput dari pengawasan. Sebelum diterima, petugas melakukan pengecekan kualitas. Jika ditemukan bahan rusak atau tidak layak, supplier wajib menggantinya.
“Kami hanya menggunakan bahan segar dan berkualitas. Makanan dimasak untuk konsumsi satu hari saja, tidak pernah disimpan untuk esok,” tambahnya.
Begitulah ritme di dapur SPPG Ogan Ilir dengan perpaduan antara disiplin, kepedulian, dan tanggung jawab. Di balik setiap MBG yang tiba di sekolah-sekolah Indralaya, tersimpan kerja keras puluhan relawan dan komitmen Polres Ogan Ilir untuk menjaga asupan gizi masyarakatnya. (FZP)

