RELUNG.ID – Plt Bupati Muara Enim, Ahmad Usmarwi Kaffah mengingatkan TP PKK akan tantangan yang harus dihadapi di era globalisasi saat ini
Salah satunya tantangan tersebut yakni, teknologi.
Dia menilai, dunia saat ini berada dalam fase globalisasi, era serba cepat dan canggih, ambil contoh gadget apapun untuk hal positif bisa dilakukan disana, tapi ada hal negatif di balik itu pornografi, obat-obatan terlarang, dan lain sebagainya.
“Kalau tidak dibentengi dari dalam, oleh ibu-ibu sekalian. Maka mustahil generasi kita akan menjadi generasi yang survive, untuk itulah kenapa PKK mesti terdepan untuk membangun karakter dan mental bangsa,” katanya, Senin (13/2).
Baca Juga: Menteri Badan Usaha Milik Negara Bakal Hadiri Peresmian Jaringan Pemred Promedia
TP PKK menurutnya merupakan ruh untuk mencapai kesejahteraan masyarakat yang dibula dari tugas ibu untuk mensejahteraan keluarga. Karena pembangunan manusia dan kemajuan suatu bangsa itu berasal pertama kali, akarnya itu dari keluarga siapa yang bisa membentengi dan memperkuat nilai-nilai kekeluargaan untuk membina anak-anaknya atau generasi penerus, selain seorang ibu.
“Artinya Tuhan memberikan kemuliaan kepada para ibu untuk berbuat lebih bukan hanya untuk keluarga tapi untuk keluarga besar Kabupaten Muara Enim ini,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Ketua TP PKK Muara Enim, Nurul Vita Utami Kaffah menegaskan keberadaan TP PKK memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan pemberdayaan terhadap wanita, oleh itu sebagai mitra kerja pemerintah senantiasa harus mau dan mampu mensinergikan program-program yang telah disusun oleh organisasi perangkat daerah di Kabupaten Muara Enim.
Baca Juga: Ini Arti Nakama yang Sering Didengar di One Piece
“Kami berharap kepada TP PKK khususnya PP PKK desa dan kelurahan sebagai ujung tombak di lapangan dapat menggerakkan program-program dan menggerakkan organisasi TP PKK sampai ke tingkat level yang terkecil. TP PKK harus memiliki komitmen dan integritas yang baik untuk bekerja dengan tulus dan ikhlas guna menjalankan roda organisasi,” pungkasnya.

