RELUNG.ID – PT Pertamina Geothermal Energi Tbk (PGE) Area Lumur Balai akhirnya angkat bicara terkait dugaan limbah di Sungai Sepanas, Desa Penindaian, Kecamatan Semende Darat Laut (SDL).
Perusahaan ini juga telah melakukan sejumlah pemeriksaan terhadap penyebab perubahan warna air Sungai Sepanas, beberapa waktu lalu.
“Tim Proyek Lumut Balai Unit 2 telah berkoordinasi dengan Tim Health,Safety, Security, and Environment (HSSE) PGE untuk melakukan pemeriksaan lebih mendalam terkait penyebab berubahnya warna air,” kata Ryan Dwi Gustriandha, Asisten Manager Government and Publik Relation PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lumut Balai, Senin kemarin (1/4).
Tak hanya itu, perusahaan juga telah berkoordinasi dengan konsorsium untuk melakukan pemeriksaan stormwater drainage and soil disposal management.
Dari hasil pemeriksaan tim HSSE PGE pengecekan dan perawatan pada sediment trap terutama pada area jalan baru hingga Cluster-3 dengan meningkatnya intensitas hujan yang tinggi pada 3 hari terakhir yang mengakibatkan pengikisan dasar sungai atau erosi tanah disisi hulu yang menyebabkan kekeruhan air menjadi tinggi.
“Kami telah memastikan bahwa operasional PGE Area Lumut Balai tetap aman dan tidak terdapat adanya kebocoran atau adanya aktivitas pembuangan limbah ke Sungai Sepanas,” terangnya dikutip dari keterangan resminya,
Kegiatan operasional tetap dilakukan seperti biasanya hal ini dibuktikan dari hasil pemeriksaan kondisi air sungai.
Dalam menjalankan operasionalnya, perusahaan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran kegiatan operasional perusahaan serta keselamatan lingkungan dan masyarakat sekitar.

