RELUNG.ID – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten OKU Timur pada Kamis (21/5/2026), sejak pukul 02.00 WIB hingga siang, mengakibatkan banjir di sejumlah desa, kelurahan dan kecamatan yang merendam pemukiman warga hingga fasilitas pendidikan atau sekolah.
Salah satu sekolah yang terdampak cukup parah, yakni Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Martapura. Luapan air hujan mulai masuk dan menggenangi seluruh pekarang sekolah hingga ruang kelas siswa.
Kondisi tersebut menjadi viral setelah sebuah rekaman video yang diduga direkam oleh salah seorang siswa sekolah tersebut beredar luas di media sosial.
Dalam video yang berdurasi 39 detik itu, terlihat jelas air berwarna cokelat pasang meluap hingga setinggi tumit orang dewasa di dalam area kelas, mengganggu jalannya aktivitas belajar mengajar.
Tidak hanya menggenangi ruang kelas, perekam video juga menunjukkan bahwa air telah merambah ke ruangan lain, termasuk halaman belakang sekolah dan fasilitas sanitasi.
“Ini bapak-bapak, ibu-ibu, laporan kelas kami sudah mulai banjir sedengkul. Nah, ini sudah repot. Ini yang bagian samping dan ini bagian belakang. Sudah dalam banget. Untuk yang WC,” ujar siswa dalam video tersebut sambil menunjukkan kondisi sekolahnya yang terkepung air.
Informasi dihimpun, sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah memulangkan siswa-siswi lebih awal karena dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan dan aktivitas belajar mengajar.
Saat dikonfirmasi, Kasi Peserta Didik Dinas Pendidikan (Disdik) OKU, Himawan mengatakan banjir yang menggenangi sekolah selama 30 menit tersebut merupakan dampak dari debit air hujan yang tinggi dari malam hingga pagi.
“Kita sudah minta sekolah untuk segera memperbaiki dan merapikan kembali saluran pembuangan air yang ada di sekolah. Mohon doanya semoga dengan penanganan yang baik ke depan kita bisa menghindari kondisi yang sama,” pungkasnya dikonfirmasi via pesan singkat WA. (MZN)

