RELUNG.ID – Kerjasama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel dengan Bank Indonesia (BI) terus dijalin dengan baik.
Mulai dari pengendalian inflasi juga upaya peningkatan UMKM hingga kepariwisataan desa.
“Saya ingin ritme kerja kita dalam menghadapi kondisi terkini harus lebih ditingkatkan lagi, seperti tukar info terkini inflasi dan lain sebagainya,” kata Gubernur Sumsel, Herman Deru usai menerima Kepala Perwakilan BI Sumsel baru Ricky P Gozali, Selasa (1/8)
Baca Juga: Mirip Gear 5 Luffy, Transformasi Liebe dan Asta Lagi Ditunggu Fans Black Clover
Saat ini, Sumsel memiliki treatment tersendiri dalam menekan inflasi, yakni mengubah mindset masyarakat dari konsumtif menjadi produktif melalui program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP).
“Selama ini kita tahu komoditas tertentu dapat memicu inflasi. Padahal komoditas itu seperti cabai, bawang dan lainnya dapat kita produksi sendiri,” ujarnya.
Karena itu, GSMP ini tujuannya mengubah mindset dengan menanam sendiri di pekarangan rumah, mulai dari menanam cabai, bawang dan kebutuhan lainnya.
Baca Juga: Komparasi Vespa Plastik VS Vespa Beneran, Kalian Pilih yang Mana?
Sehingga, kenaikan inflasi tak perlu dikhawatirkan lagi karena komoditas itu bisa dipenuhi secara mandiri.
“Kalau kita bisa menghasilkan sendiri, hal itu tentu tak perlu diperdebatkan lagi,” jelasnya
Tak hanya mengatasi inflasi, program GSMP itu menurutnya sudah terbukti mampu menekan angka kemiskinan hingga angka stunting.
Baca Juga: Ini 3 Karakter yang Dihilangkan di One Piece Live Action
Bahkan di tahun 2022 penurunan angka stunting Sumsel menjadi yang terbaik secara nasional.
“Sekarang kerja Pak Ricky lebih berat karena harus menjaga kesinambungan ini. Dan Saya ingin inflasi Sumsel tetap terjaga,” pungkasnya.

