Pasangan Suami Istri (Pasutri), Musar (51) dan Asamara (50) beserta keluarga lainnya yakni Jonsi (50), Didi (60) dan Yus (48) harus mendapatkan perawatan di RSUD Kayuagung. Lantaran, menderita luka bacok dari Mulyadi (30) yang tak lain anaknya sendiri dan diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Hal ini dibenarkan oleh Kades Sukaraja, Marwan. Dia mengaku tidak mengetahui persis kronologi kejadian. Karena, dirinya tengah mengikuti pelatihan.
“Ya, korban dan pelaku ini memang warga kami, dan kejadiannya pada Selasa malam. Saat kejadian, orang tua dan tetangganya ini mencoba menenangkan pelaku, tapi saya tidak terlalu mengetahui kronologinya,” katanya.
Dia mengakui bahwa pelaku ini sering berobat di Puskesmas Sirah Pulau (SP) Padang, dan memegang kartu kuning. Tapi, baru kali ini mengamuk hingga melukai orang. Karena, selama ini pelaku kesehariannya hanya mengendarai sepeda motor keliling desa.
“Beberapa waktu lalu sempat berkomunikasi dan ngomongnya masih nyambung,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek SP Padang, Iptu Sadikit mengatakan saat ini pelaku sudah berhasil diamankan dan pihaknya masih berkoordinasi dengan Camat Sirah Pulau Padang, Dinas Kesehatan dan perangkat Desa Sukaraja untuk mengambil tindakan selanjutnya.
“Rencana akan dibawa ke RS Ernaldi Bahar Palembang,”imbuhnya.
Dia menceritakan, salah satu korban yakni Yus datang ke rumah orangtua pelaku. Kemudian, pelaku menegur korban namun korban tidak menjawab hingga pelaku pun tersinggung. Bahkan, langsung meninju korban hingga mengenai mata sebelah kanan.
“Terjadi perkelahian antara pelaku dan korban yus,” terangnya.
Orangtua korban pun berupaya untuk melerai pelaku yang tak lain anaknya. Namun, pelaku langsung mengambil sebilah parang dalam rumahnya dan langsung membacok ayahnya hingga mengenai di atas bibir. Tak hanya itu, pelaku juga
membacok ibunya hingga mengenai tangan sebelah kanan, leher atas sebelah kanan dan pelipis sebelah kiri.
Tak sampai disitu, pelaku juga membacok tetangganya yakni Jonsi yang sedang mengambil wudhu di belakang hingga mengenai kepala atas. Kemudian, korban Didi yang mendengar keributan langsung keluar. Namun, pelaku kemudian langsung mengejar Didi dan langsung membacok hingga mengenai dada bagian depan.
“Saat ini korban telah dibawa ke RS Kayuagung, sedangkan pelaku rencananya akan dibawa ke RS Ernaldi Bahar,” pungkasnya.
