RELUNG.ID – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan menargetkan kunjungan 5.000 wisatawan mancanegara pada tahun 2025. Plt Kepala Disbudpar Sumsel, Pandji Tjahjanto, menyatakan optimisme ini sejalan dengan pemulihan status internasional Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang dan rencana pembukaan kembali rute penerbangan Palembang–Kuala Lumpur.
“Target kami adalah mencapai 5.000 wisatawan mancanegara pada 2025, setidaknya setengah dari jumlah kunjungan sebelum pandemi COVID-19,” ujar Pandji di Palembang, Rabu (5/6/2025).
Sebelum pandemi, kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Selatan mencapai angka 10.000 per tahun. Namun, sejak pencabutan status internasional Bandara SMB II pada 2020, angka ini merosot drastis hingga hanya sekitar 2.400 kunjungan.
Dengan pemulihan status internasional bandara dan pengajuan kembali layanan penerbangan internasional, Disbudpar Sumsel berharap dapat memulihkan minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke daerah ini.
Untuk menarik lebih banyak wisatawan asing, Disbudpar akan bekerja sama dengan asosiasi pariwisata guna menyusun berbagai paket wisata yang menonjolkan destinasi unggulan Sumsel. Paket ini akan mencakup wisata religi, sejarah, dan kuliner khas Sumatera Selatan.
“Kami memiliki destinasi wisata religi yang menarik bagi wisatawan Malaysia karena memiliki kesamaan budaya Melayu. Selain itu, wisata kuliner dan sejarah juga menjadi daya tarik yang tidak kalah penting,” tambah Pandji.
Pihaknya berharap, dengan promosi yang lebih intensif dan penawaran paket-paket menarik, wisatawan mancanegara tidak hanya datang tetapi juga memperpanjang masa kunjungan mereka di Sumsel.
Pandji menegaskan bahwa peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal, terutama di sektor pariwisata dan layanan pendukung seperti perhotelan, transportasi, dan kuliner.
“Dengan dukungan semua pihak, kami optimis Sumatera Selatan dapat kembali menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan mancanegara,” pungkasnya.

