Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Disdik Muba Bantah Isu 19 Ribu Anak Putus Sekolah, Sebut Data Nasional Belum Sinkron
Regional

Disdik Muba Bantah Isu 19 Ribu Anak Putus Sekolah, Sebut Data Nasional Belum Sinkron

ADMINBy ADMIN26/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi sekolah, Foto : Istock
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) meluruskan pemberitaan yang menyebut ada sekitar 19 ribu anak putus sekolah di wilayahnya. Disdik menegaskan angka tersebut tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan karena berasal dari data awal Anak Tidak Sekolah (ATS) yang belum selesai diverifikasi.

Kepala Disdikbud Muba Yayan mengatakan, angka yang beredar bukanlah jumlah anak putus sekolah, melainkan data sasaran awal dari dashboard nasional yang masih harus melalui proses verifikasi dan validasi.

Baca juga :   Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta Jadi Sorotan, Ini Rinciannya

“Data ATS merupakan data awal yang menjadi sasaran penanganan pemerintah. Data tersebut tidak bisa langsung dimaknai sebagai jumlah anak putus sekolah karena setiap nama harus diverifikasi untuk mengetahui kondisi sebenarnya,” kata Yayan, Sabtu (25/7/2026).

Ia menjelaskan, data awal ATS Kabupaten Muba berjumlah 14.193 anak, bukan 19 ribu seperti yang diberitakan. Hingga Juli 2026, verifikasi telah dilakukan di seluruh 15 kecamatan dengan capaian 11.885 data atau 84 persen, sementara 2.308 data atau 16 persen masih dalam proses.

Hasil verifikasi menunjukkan, banyak anak yang sebelumnya masuk dalam daftar ATS ternyata sudah kembali bersekolah, telah lulus, melanjutkan pendidikan ke jenjang lain, masuk pondok pesantren yang tercatat di sistem EMIS, maupun mengalami perubahan status lainnya sehingga tidak lagi masuk kategori ATS.

Baca juga :   Wanita Ditangkap karena Menyiram Suami dengan Air Keras dan Cabai

Namun, perubahan tersebut belum seluruhnya tercermin dalam dashboard ATS nasional. Menurut Yayan, sistem milik pemerintah pusat masih dalam tahap penyempurnaan sehingga hasil verifikasi daerah belum tersinkronisasi secara optimal.

“Akibatnya, dashboard nasional masih menampilkan angka yang lebih tinggi dibandingkan kondisi riil di lapangan,” ujarnya.

Yayan mengatakan, persoalan sinkronisasi data itu telah beberapa kali disampaikan kepada pemerintah pusat melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan.

Baca juga :   Dinkes Muratara Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Dorong Warga Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

“Kami terus berkoordinasi dengan BPMP Sumsel agar sistem nasional segera disempurnakan sehingga hasil verifikasi daerah dapat langsung terakomodasi,” katanya.

Di sisi lain, Pemkab Muba mengaku tetap bergerak menangani anak-anak yang benar-benar masih berstatus ATS. Bersama staf khusus dan tim ahli bupati, Disdikbud melakukan pendampingan melalui pemerintah kecamatan, desa, sekolah, hingga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Langkah yang dilakukan meliputi pendataan lapangan, kunjungan ke rumah, pendampingan orang tua, koordinasi lintas sektor, hingga memfasilitasi anak kembali mengenyam pendidikan melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan.

Baca juga :   Nahkoda Tugboat Madelin Spirit Ditetapkan Sebagai Tersangka Ambruknya Jembatan Mubazir

Dalam waktu dekat, Disdikbud Muba juga akan meluncurkan Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) sebagai upaya mempercepat pengembalian anak-anak ATS ke bangku pendidikan.

“Penanganan Anak Tidak Sekolah tidak bisa diselesaikan secara instan. Dibutuhkan dukungan keluarga, pemerintah desa, sekolah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami memastikan pemerintah daerah akan terus bekerja maksimal agar semakin banyak anak kembali bersekolah,” tegas Yayan. (DSK)

Disdik Muba Muba Putus Sekolah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePemprov Sumsel Matangkan Pakem Tanjak, Perkuat Identitas Budaya Melayu
Next Article WFH ASN Setiap Jumat Hemat Listrik Pemkab Muba hingga 20 Persen
ADMIN

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,915 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,787 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,760 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?