Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Diskresi Masih Dikaji, Pemprov Sumsel Tunggu Bukti Nyata Jalan Khusus Batu Bara
Bisnis

Diskresi Masih Dikaji, Pemprov Sumsel Tunggu Bukti Nyata Jalan Khusus Batu Bara

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda15/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Assiten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel, Apriyadi. Foto : Toriq Abdullah/RELUNG.ID
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) memilih bersikap tegas namun terukur dalam menyikapi desakan pelaku usaha angkutan batu bara yang meminta kelonggaran kebijakan penggunaan jalan umum. Alih-alih langsung memberi diskresi, Pemprov Sumsel menempatkan pembangunan jalan khusus sebagai prasyarat mutlak yang tak bisa ditawar.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sumsel, Apriyadi, menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan untuk melonggarkan aturan. Pemerintah, kata dia, tidak ingin mengulang kesalahan lama yang berujung pada kerusakan jalan dan keresahan masyarakat.

“Kalau pun diskresi itu ada, hanya bisa diberikan ketika komitmen pembangunan jalan khusus benar-benar terlihat di lapangan, bukan sekadar pernyataan,” ujarnya, Rabu (14/1/2025).

Menurut Apriyadi, kewajiban penggunaan jalan khusus bagi angkutan batu bara sejatinya sudah diatur dalam regulasi nasional. Kebijakan pemerintah daerah hadir untuk memperkuat aturan tersebut, menyusul banyaknya keluhan warga terkait keselamatan, kemacetan, hingga kerusakan infrastruktur akibat truk bermuatan berat.

Pemprov Sumsel, lanjutnya, tidak akan menerima janji tanpa bukti. Pelaku usaha diminta menunjukkan progres nyata, mulai dari pembebasan lahan, kesiapan desain, hingga jadwal pembangunan yang terukur dan realistis.

“Kalau minta waktu, harus jelas tahapannya. Kapan mulai kerja, kapan selesai. Jangan lagi mengulang pola lama yang hanya janji di atas kertas,” tegas Apriyadi.

Ia juga menilai pembangunan jalan khusus angkutan batu bara bukan proyek rumit yang membutuhkan waktu bertahun-tahun. Dengan keseriusan dan manajemen yang baik, pekerjaan teknis seperti pembersihan lahan dan pemadatan jalan dapat dilakukan dalam waktu relatif singkat.

Di sisi lain, pemerintah menolak anggapan bahwa kepentingan distribusi energi dapat mengesampingkan hak masyarakat atas jalan umum yang aman. Apriyadi menegaskan, persoalan kesiapan infrastruktur seharusnya sudah dipikirkan sejak awal oleh pelaku usaha.

“Jalan khusus itu kewajiban, bukan solusi darurat. Seharusnya sudah dibangun jauh hari, bukan menunggu kebijakan gubernur,” katanya.

Melalui kebijakan ini, Pemprov Sumsel berharap percepatan pembangunan jalan khusus dapat segera terwujud sehingga aktivitas angkutan batu bara tidak lagi bersinggungan dengan kepentingan publik.

“Begitu konstruksi jalan khusus benar-benar berjalan, barulah diskresi bisa dibicarakan. Untuk sekarang, kami masih menunggu langkah konkret dari para pelaku usaha,” pungkasnya.[THQ]

 

 

Batu bara Pemprov Sumsel Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBanjir Rendam 8 Ribu Hektare Sawah di Sumsel, Pemerintah Fokus Selamatkan Produksi Padi
Next Article Lakalantas di Palembang, Truk Trailer Hantam Tronton di Jalan Bypass Alang-alang Lebar
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Pemprov Sumsel Percepat Pembangunan Lima Flyover di Muara Enim

09/10/20263 Views
Regional

Kabut Asap Menebal, Pemprov Sumsel Kembali Gelar Salat Istisqa

08/10/20265 Views
Regional

Pelaku Perampokan Mahasiswa di Muratara Ditangkap, Modusnya Berhentikan Mobil Korban

08/10/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,910 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,782 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,755 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?