RELUNG.ID – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Palembang belum mencapai target yang ditetapkan pemerintah pusat. Hingga akhir Agustus 2025, capaian distribusi baru menyentuh angka 44 persen, padahal Presiden RI Prabowo Subianto telah menegaskan agar realisasi di seluruh daerah sudah mencapai 90 persen paling lambat Oktober 2025.
“Capaian MBG di Palembang baru 44 persen,” ungkap Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, Jumat (29/8/2025).
Dewa mengakui, dengan waktu yang semakin singkat, pihaknya harus bekerja ekstra agar target nasional dapat tercapai. “Saat ini baru setengahnya. Untuk mencapai angka 90 persen dalam kurun waktu satu bulan, kami akan evaluasi lagi bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mencari solusi percepatan,” katanya.
Berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN), seharusnya Kota Palembang telah menyiapkan 65 dapur MBG. Namun, yang sudah beroperasi secara penuh baru 63 dapur, meski semuanya telah mendapat pendampingan dari tenaga ahli gizi. Setiap dapur ditargetkan mampu melayani 3.000 hingga 3.500 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TK/PAUD, SD, SMP hingga SMA.
Kepala Dinas Pendidikan Palembang, Adrianus Amri, merinci capaian distribusi MBG di tingkat sekolah. Untuk jenjang TK, baru 100 sekolah dari total 460 unit yang terlayani. Sementara di tingkat SD negeri dan swasta, distribusi sudah menjangkau 174 sekolah dari target 403 unit. Sedangkan untuk SMP, program ini baru menyentuh 98 sekolah.
“Kami sudah mendapat instruksi Presiden untuk memastikan pada Oktober nanti distribusi MBG mencapai 90 persen. Saat ini percepatan distribusi sedang dilakukan,” jelas Adrianus.[THQ]

