Satu unit rumah dan mobil warga yang berada di Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumsel mengalami kerusakan usai ditabrak oleh truk pengangkut batubara.
Sampai saat ini, pengemudi truk batubara itu telah melarikan diri.
Husin (42) pemilik rumah dan mobil yang ditabrak mengatakan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 03.30WIB, Selasa (4/10).
Saat itu, dia baru saja memarkirkan dump truk miliknya di depan rumah untuk mengambil air minum. Ketika masuk, Husin terkejut mendengar suara tabrakan keras dari arah depan.
Begitu keluar, Husin terkejut mendapati mobil dum truk miliknya sudah menabrak mobilnya hingga menyebabkan bagian garasi nyaris roboh.
“Ketika saya keluar kendaraan yang menabrak sudah melarikan diri, dan sempat saya kejar namun tidak dapat. Tapi di lokasi ditemukan banyak ceceran batubara dan kaca spion dump truk angkutan batubara,”kata Husin.
Akibat kejadian itu, Husin mengalami kerugian diperkirakan hingga ratusan juta karena dump truk dan mobil miliknya rusak berat. Selain itu, tiang dan pagar rumahnya juga telah hancur.
“Kalau dipukul rata penghasilannya sehari rata-rata bisa dapat Rp 1 juta. Hari ini saya rugi, tidak ada pemasukan padahal orderan sudah banyak,” ungkapnya.
Selain itu, Husin berharap agar pelaku yang menabrak untuk menyerahkan diri secara baik-baik dan bertanggung jawab.
“Dan kejadian ini sudah dilaporkan ke Polres Muara Enim. Namun jika tidak ada itikad baik, saya bersama warga desa tidak segan-segan akan menggelar unjuk rasa dan menyetop seluruh angkutan batubara untuk tidak melintas di sini lagi. Intinya mereka harus bertanggung jawab atas perbuatannya, jangan sampai gara-gara satu orang akan kena imbas semuanya,” imbuhnya.
Sementara, Kades Kadang Raja Oktavianty dan Kepala Dusun IV Sapri membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengimbau kepada pelaku penabrakan agar dapat menyerahkan diri dan bertanggung jawab.
“Silahkan melakukan unjuk rasa namun jangan anarkis dan harus mengikuti prosedur dan mekanisme berlaku,” ujar Kades.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Muara Enim, AKP Suwandi membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Ia mengaku, petugas sudah melakukan olah TKP penyelidikan untuk mencari pelaku tabrak lari tersebut.
“Benar, petugas sudah kelapangan memeriksa, kendalanya yang menabrak itu tidak tahu ciri cirinya dan plat nomornya, tapi akan kami cari siapa pelakunya,” pungkasnya.

