Insiden lakalantas yang menyebabkan penjual gorengan meninggal dunia setelah ditabrak mobil Pajero Sport BG 1069 IN yang dikemudikan dokter TNI AL di Jalan RE Martadinata, depan kantor Lurah 2 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Palembang Selasa (15/11) siang.
Atas insiden lakalantas tersebut Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Widyo Sasongko meminta maaf kepada keluarga korban yang meninggal dunia maupun yang masih dalam perawatan. Untuk penanganan berkas perkara pihaknya akan berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Palembang.
“Pengemudinya personel kami yang bersangkutan siap bertanggung jawab atas kejadian ini. Saat ini kami masih fokus pada pendampingan dan memberikan tanggung jawab kepada keluarga korban yang ditinggalkan,”katanya, Kamis (17/11).
Pihaknya juga masih berfokus mendampingi keluarga korban mulai dari pemakaman, takziah, dan sebagainya. Pengemudi Pajero sport juga akan menjalani sanksi sesuai hukum yang berlaku.
“Kami hormati proses hukumnya, nanti yang memutuskan pengadilan, ” ungkapnya
Pengemudi Pajero Sport yang menabrak diketahui Lettu Umi Salamah 27 yang bersangkutan berdinas di Balai Kesehatan (BK) Lanal Palembang yang berprofesi sebagai dokter umum.
Diberitakan sebelumnya, mobil Pajero Sport warna hitam BG 1069 IN yang dikemudikan Lettu Umi Salamah mengalami kecelakaan di Jalan RE Martadinata depan kantor Lurah 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II dalam kecelakaan menewaskan Mila penjual gorengan.
Selain menewaskan Mila, mobil Pajero Sport tersebut juga menabrak tukang tampal ban hingga mengalami luka cukup serius.

