RELUNG.ID-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muara Enim meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim untuk memasang kamera pemantau (CCTV) di berbagai titik strategis guna meningkatkan keamanan lingkungan serta menekan angka kriminalitas.
Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim, Deddy Arianto Sutopo, menegaskan bahwa pengawasan berbasis teknologi sangat penting, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
“Setiap lokasi yang dianggap rentan terhadap tindak kejahatan sudah seharusnya dipantau melalui CCTV,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Menurut Deddy, urgensi pengadaan CCTV didasari banyaknya laporan masyarakat terkait gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah Muara Enim, termasuk di kawasan Kota Muara Enim dan Tanjung Enim.
Ia juga menyoroti insiden tragis yang baru-baru ini terjadi di Kecamatan Lawang Kidul, di mana seorang warga yang bekerja sebagai pengemudi menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas).
“Kasihan dan miris, korban yang sedang bekerja mengantar penumpang justru menjadi target pelaku curas hingga mengalami luka tembak dan motornya dirampas,” ungkapnya.
Selain itu, laporan terkait tindak pencurian juga terus meningkat. Berdasarkan aduan yang diterimanya, kasus kehilangan sepeda motor dan pembobolan rumah menjadi keresahan utama masyarakat.
Deddy pun meminta Pemkab Muara Enim melalui instansi terkait, seperti Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Perhubungan, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah kelurahan untuk segera merealisasikan pemasangan CCTV.
Pemasangan tersebut diharapkan difokuskan pada kawasan padat penduduk, pusat keramaian, serta jalur-jalur yang dinilai rawan tindak kejahatan.
“Inisiatif ini bukan hanya sebagai langkah pencegahan, tetapi juga menjadi instrumen penting bagi kepolisian dalam mempercepat proses penyelidikan dan pengungkapan kasus kriminalitas,” tutupnya. [NVS]

