RELUNG.ID – Forum Kepala Desa Sriwijaya Sumsel mendatangi DPRD Sumsel.
Kedatangan mereka ini meminta bantuan terkait persoalan konflik lahan di Desa Perambahan Baru, Banyuasin.
Kedatangan mereka ini dengan membawa anggotanya sekitar 100 orang.
Baca Juga: Ini Nama-nama Klan D Masih Hidup, Termaksud Vivi di One Piece
Ketua Forum Kepala Desa Sriwijaya Sumsel, Angga Arafat mengatakan, kedatangannya ini untuk mendesak DPRD Sumsel agar mengawal masalah yang diadakan di Polda Sumsel.
Selain itu, pihaknya meminta segera tangkap EM karena telah mengancam kepala desa setempat.
“Kami minta agar DPRD Sumsel membantu untuk menyelesaikan permasalahan ini,” katanya.
Baca Juga: Raja Cobra Titip Pesan Terakhir ke Sabo untuk Vivi dan Luffy
Pihaknya meminta Dinas Transmigrasi untuk bertanggung jawab atas permasalahan sengketa lahan warga transmigrasi SP 1 Perambahan Baru. Meminta kepada BPN segera plot lahan warga yang dalam masalah sesuai SK Bupati Banyuasin.
Pihaknya juga akan meminta agar presiden atau Gubernur Sumsel tolong tegakkan hukum yang berlaku di Indonesia, jangan tajam ke bawah dan tumpul ke atas.
“Ini transmigrasi, kalau menyangkut transmigrasi, orang tidak mampu, jadi konflik ini tolong diselesaikan,” ujarnya.
Baca Juga: Vivi Ditangkap CPO, Wapol Bawa Kabur Vivi dari Marijoa
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Sumsel, Kartika Sandra Desi mengaku akan menampung aspirasi dari Forum Kepala Desa Sriwijaya Sumsel, dan akan mengawal kasus pengancaman kepala desa Perambahan Baru.
“Kami akan sampaikan ini ke pimpinan DPRD Sumsel untuk mendapatkan tindak lanjut sebagaimana mestinya,” pungkasnya.
Untuk diketahui, permasalahn ini terkait dengna sengketa tanah seluas 300 hektare di Desa Perambahan Baru.
Baca Juga: TERKUAK! Kebenaran Dibalik Foto Sabo dan Mayat Raja Cobra di One Piece, Ternyata Ini Ceritanya
Menurut warga, objek yang disengketakan merupakan lahan transmigrasi untuk masyarakat.
Kasus lahan ini sudah berlangsung lama, namun tidak kunjung selesai. Padahal, desa tersebut merupakan bagian dari wilayah transmigrasi.
Sebagai kepala desa, MB berusaha untuk mengembalikan lahan kepada warga transmigrasi agar dapat kembali digarap.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1085: Nefertari Ternyata Klan D
Namun upaya tersebut mendapatkan sanggahan hingga tahun 2023, MB didatang EM dan ditantang untuk duel.
