Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Drainase Ancam Lahan Gambut, Indonesia Garap Proyek Peat-IMPACTS untuk Tekan Emisi
Indeks

Drainase Ancam Lahan Gambut, Indonesia Garap Proyek Peat-IMPACTS untuk Tekan Emisi

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda13/11/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi lahan gambut. (Istimewa/net
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Pengelolaan lahan gambut di Indonesia terus diperkuat untuk mencapai penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 29 persen di 2030 mendatang. Penurunan GRK sesuai komitmen dalam Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC).

Penurunan GRK juga dilakukan melalui langkah konkret dengan mengurangi deforestasi, dan pencegahan kebakaran, dan memperkuat tata kelola lahan gambut.

Menurut Kepala Balai Pengujian Standar Instrumen Tanah dan Pupuk, Ladiyani Retno Widowati, saat ini tantangan utama dalam pengelolaan lahan gambut yakni aktivitas drainase yang menyebabkan lahan mengering, menimbulkan penurunan permukaan tanah, serta meningkatkan emisi GRK.

“Dampak dari praktik drainase ini adalah penurunan lahan atau subsidence dan peningkatan emisi GRK,” ujarnya, Rabu 11 November 2024.

Ladiyani menyebutkan untuk mewujudkan pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan, saat ini pemerintah tengah menjalin kerja sama dengan Kementerian Pertanian, International Centre for Research in Agroforestry (ICRAF), dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam proyek ‘Improving the Management of Peatlands and the Capacities of Stakeholders in Indonesia’ atau Peat-IMPACTS.

“Proyek ini, yang telah berlangsung sejak 2020, diterapkan di Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat, dengan tujuan mendukung target penurunan emisi GRK melalui praktik pengelolaan lanskap gambut dan peningkatan kapasitas petani lokal, ” kata dia.

Sekretaris Badan Standardisasi Instrumen Pertanian, Haris Syahbuddin, menjelaskan jika praktik Peat-IMPACTS dapat diterapkan di seluruh wilayah Indonesia, dampaknya akan positif tidak hanya untuk negara ini, tetapi juga bagi upaya mitigasi perubahan iklim di tingkat global.

“Dengan luas Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) mencapai 24 juta hektar, ekosistem gambut Indonesia berperan penting dalam menjaga keseimbangan iklim global melalui penyimpanan karbon dan pengaturan hidrologi, ” kata dia.

Direktur ICRAF Program Indonesia, Andree Ekadinata, mengungkapkan bahwa Peat-IMPACTS bertujuan memperkuat kapasitas pemangku kepentingan dan mendorong pengelolaan lahan gambut secara adaptif dan berkelanjutan.

“Keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat lokal menjadi kunci kesuksesan proyek ini,” ujar Andree.

Principal Investigator Peat-IMPACTS, Sonya Dewi, menuturkan pihaknya juga telah memperkenalkan berbagai pendekatan dan alat bantu untuk mendukung tata kelola gambut yang berkelanjutan.

“Ini termasuk pelatihan teknis bagi pemerintah dalam pembuatan kebijakan, pendidikan praktik pertanian ramah lingkungan bagi masyarakat, dan integrasi konservasi gambut ke dalam model bisnis sektor swasta, ” kata dia.

Peat-IMPACTS juga mencakup pengenalan materi lokal tentang gambut di tingkat Sekolah Dasar dan Menengah, guna menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Selain itu, dibentuklah platform WikiGambut, yang berisi informasi komprehensif tentang ekosistem gambut dan praktik-praktik berkelanjutan untuk mendukung konservasi lahan gambut di Indonesia.

“Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjaga kelestarian ekosistem gambut, yang diharapkan dapat mendukung target penurunan emisi nasional sekaligus berkontribusi terhadap penanganan perubahan iklim global, ” kata dia. [AYK]

 

 

 

 

Efek Rumah Kaca Emisi Gas Lahan gambut
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePJ Wali Kota Sebut Minimnya Penguasaan Bahasa Asing Hambat Pencari Kerja di Palembang
Next Article Hujan Deras Picu Banjir di Lubuklinggau, Ular Berbisa Masuki Pemukiman
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,890 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,763 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,736 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?