RELUNG.ID – Dua bocah AA (9) dan AG (9) harus mengalami luka bakar usai tersambar api, karena adanya kebocoran pipa jaringan gas (jargas) pada Sabtu lalu (15/7).
Kedua bocah tersebut kini tengah mendapatkan perawatan di RSUD Prabumulih.
“Seluruh biaya perawatan keduanya akan ditanggung Pemkot Prabumulih,” kata Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Petro Prabumulih, Azhari H Harun, Senin (17/7).
Baca Juga: WASPADA! 10 Penyakit Berbahaya Disebabkan Polusi
Jaminan ini langsung diungkapkan Walikota Prabumulih. Bahkan, pengobatan kedua bocah ini akan ditanggung hingga sembuh.
Selain itu, Azhari juga mengklaim telah bertemu dengan orangtua kedua korban. Hasil mediasi yang dilakukan, keluarga korban menerima kejadian itu sebagai musibah.
“Intinya beliau tidak menuntut karena memang ini musibah. Namun, beliau berharap agar dibantu,” terangnya.
Baca Juga: 5 Sifat Buruk Zodiak Leo Bikin Orang Ilfi
Saat ini, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kepala Desa Tanjung Menang dan PT AWS terkait kebocoran pipa yang menyebabkan kebakaran tersebut.
“Saat ini, kebocoran telah berhasil ditanggulangan sehingga tidak ada lagi kebocoran,” pungkasnya.
Sebelumnya, warga di Dusun VII Desa Tanjung Menang, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih mendadak heboh.
Baca Juga: Pamerkan Chemistry, Lee Junho dan YoonA bergaya ‘Imut’ Saat Foto Box
Pasalnya, api mendadak muncul di wilayah mereka hingga menyebabkan dua bocah menjadi korban.
Kedua bocah harus mengalami luka bakar yang cukup serius di tubuh dan wajahnya.

