RELUNG.ID – Warga di Desa Tri Anggun Jaya (SP5 HTI) Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas dibuat resah akibat dua kawanan gajah yang kerap masuk wilayah mereka.
Dua kawanan gajah ini masuk wilayah mereka baik ke ladang milik warga bahkan ke pemukiman warga.
Akibatnya, puluhan pondok dan ladang milik mereka pun rusak karena dua kawanan gajah tersebut.
Baca Juga: Update Harga BBM di Sumsel, Segini Harga Pertalite, dan Bio Solar
Kepala Desa (Kades) Tri Anggun Jaya, Imran mengatakan, kemunculan gajah ini hampir setiap hari. Sehingga warga sangat resah dan juga khawatir karena mengancam keselamatan.
“Mereka ini masuk ke permukiman dan areal ladang hampir setiap malam dan merusak puluhan pondok dan ladang milik warga,” katanya.
Ukuran dua gajah ini cukup besar, diperkirakan sekitar 3 ton lebih dengan gading yang sangat panjang.
Baca Juga: Anime Bakugan Terbaru Bakal Dirilis 1 September
Dia mengaku biasanya saat musiman dalam setahun memang terdapat puluhan ekor gajah yang berkeliaran.
Bahkan, diperkirakan sekitar 60 ekor gajah liar. Tapi yang kerap masuk permukiman ini hanya dua ekor.
Kehadiran gajah tersebut membuat warga takut. Sebab sebelumnya, sudah ada dua warga yang meminggal akibat diserang gajah.
Baca Juga: Vivo V29 5G Sajikan Kamera Selfie 50MP dengan Dukungan Pengisian Cepat 80W
Bahkan, pernah ada gajah yang masuk ke permukiman dan hanya berjarak sekitar 5 meter.
“Karena itu, kami harap ada solusi penanganan keberadaan gajah, meskipun SP5 HTI ini adalah jalur konservasi dan perlintasan gajah,” pungkasnya.

