RELUNG.ID – Polemik terkait siapa ayah biologis anak selebgram Lisa Mariana semakin memanas setelah dua pria secara terbuka mengklaim sebagai ayah dari anak berinisial CA. Revelino Tuwasey, seorang DJ dan pengusaha kafe, menyatakan dirinya sebagai ayah kandung CA melalui kuasa hukumnya, sementara seorang napi juga muncul dengan pengakuan serupa.
Revelino Tuwasey, melalui kuasa hukumnya, Fikri Wijaya dan Elmani, menegaskan kesiapannya untuk menjalani tes DNA demi membuktikan klaimnya.
“Klien kami sangat yakin bahwa anak yang dilahirkan Lisa Mariana adalah darah dagingnya. Bahkan, dia siap memberikan keterangan di tingkat penyelidikan atau penyidikan jika diperlukan,” ujar Fikri Wijaya.
Menurut Elmani, Lisa mengabarkan kehamilannya pada Mei 2021, dua bulan setelah dirinya dan Revelino diduga berhubungan badan.
“Ino memastikan 100 persen bahwa CA adalah anaknya. Lisa bahkan meminta klien kami untuk mendampinginya selama masa kehamilan,” tambah Elmani.
Tak hanya Revelino, seorang napi juga disebut mengaku sebagai ayah biologis CA. Pengacara kondang, Hotman Paris, mengungkapkan bahwa mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memberinya bukti berupa pesan WhatsApp dan surat pernyataan napi tersebut.
“RK memberikan surat pernyataan dari seorang napi yang pernah dekat dengan Lisa. Pria itu mengaku sebagai ayah dari anak ini,” kata Hotman Paris.
Kuasa hukum Revelino juga membeberkan kronologi awal pertemuan kliennya dengan Lisa pada 2021.
“Revelino bertemu Lisa di kafenya di Pamulang. Beberapa waktu kemudian, dalam kondisi mabuk, mereka menginap di hotel di kawasan Sentul, Bogor. Pada momen inilah hubungan intim terjadi,” ungkap Elmani.
Revelino baru buka suara karena merasa perlu meluruskan informasi yang dianggapnya keliru.
“Selama ini banyak pihak yang terzalimi akibat klaim yang tidak jelas. Inilah saatnya kami memperjuangkan hak-hak klien kami,” tegas Fikri.
Meski dua pria telah mengklaim sebagai ayah biologis CA, identitas sebenarnya masih menjadi tanda tanya besar. Lisa Mariana hingga kini belum memberikan tanggapan resmi atas pengakuan tersebut.
Kasus ini dipastikan akan berlanjut ke jalur hukum untuk menemukan kebenaran, termasuk kemungkinan dilakukannya tes DNA sebagai bukti sahih.[THQ]

