Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Dua Saudara asal Iran Dituding Jadi Mata-Mata Rusia di Swedia
Lifestyle

Dua Saudara asal Iran Dituding Jadi Mata-Mata Rusia di Swedia

alwiBy alwi12/11/2022
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jaksa penuntut umum Swedia telah mendakwa dua saudara laki-laki asal Iran yang salah satunya bekerja untuk badan intelijen domestik negara itu atas dugaan melakukan spionase dan menjadi mata-mata Rusia selama satu dekade.

Dua bersaudara itu diidentifikasi pada lembar dakwaan sebagai Payam Kia, 35 tahun, dan Peyman Kia, 42 tahun. Keduanya ddituduh menjadi mata-mata untuk dinas intelijen militer GRU Rusia sejak 2011 hingga 2021. Dilaporkan bahwa Peyman Kia bertugas di dinas intelijen Swedia, Sapo, dan unit intelijen, di tentara Swedia.

“Ini merupakan penyelidikan yang kompleks mengenai kejahatan yang sangat sulit untuk diselidiki. Kecurigaan tersebut menyangkut kriminalitas yang sangat serius yang ditujukan terhadap sistem intelijen dan keamanan Swedia,” kata kepala jaksa Satuan Keamanan Nasional Per Lindqvist, seperti dikutip dari AP, Sabtu (12/11).

“Informasi yang telah diperoleh, dikirim, dan dibocorkan, dengan fakta bahwa jika sampai ke tangan kekuatan asing, dapat merugikan keamanan Swedia,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Lindqvist kemudian mengatakan bahwa kasus tersebut melibatkan “topik yang sangat sensitif”, tanpa menjelaskan lebih detail.

Dikutip dari Associated Press yang melihat lembar dakwaan yang diperoleh, kedua saudara itu memberikan informasi kepada dinas intelijen militer Rusia GRU selama periode 28 September 2011 hingga 20 September 2021.

Sementara itu surat kabar Swedia Dagens Nyheter melaporkan bahwa Peyman Kia pernah bekerja di Kantor Pengumpulan Informasi Khusus (KSI), bagian paling rahasia dari dinas rahasia militer.

Dia dituduh memperoleh informasi secara ilegal selama bekerja dengan Sapo dan angkatan bersenjata.

Saudaranya, Payam Kia, diduga membantu kontak dengan Rusia dan GRU, termasuk masalah penyerahan informasi dan penerimaan kompensasi.

Menurut dakwaan, Payam Kia membongkar dan merusak hard drive yang kemudian ditemukan di tempat sampah ketika saudara laki-lakinya ditangkap.

Dia dituduh berpartisipasi dalam perencanaan akta dan menangani kontak dengan Rusia dan GRU, termasuk penyerahan informasi untuk menerima imbalan.

Pasangan itu, yang menghadapi hukuman seumur hidup jika terbukti bersalah, membantah tuduhan tersebut. Hukuman seumur hidup di Swedia umumnya berarti minimal 20-25 tahun penjara.

Menteri Pertahanan Swedia Pal Jonsson mengatakan kepada parlemen pada hari Jumat bahwa kasus itu sangat sensitif. Ol2h karenanya pemerintah telah memperkuat keamanannya sejak penangkapan pasangan itu setahun yang lalu.

Agen mata-mata domestik mengkonfirmasi bahwa Peyman Kia telah bekerja di sana antara 2014 dan 2015, dan sebelumnya pernah bekerja di angkatan bersenjata Swedia.

Media Swedia mengatakan bahwa dia bekerja untuk badan intelijen pertahanan luar negeri angkatan bersenjata Must dan dilaporkan bekerja dengan unit rahasia di bawah Must yang berurusan dengan mata-mata Swedia di luar negeri. Dia kemudian bekerja untuk Bea Cukai Swedia.

“Kejahatan yang dicurigai adalah risiko yang sangat disadari oleh setiap dinas keamanan, meskipun kami melakukan segalanya untuk melawannya,” kata Anders Kassman, pejabat Sapo.

Kedua tersangka resmi menjadi warga negara Swedia pada tahun 1994. Mereka ditangkap pada September dan November 2021.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVarian XBB dan XBB1 Bertambah, Kemenkes Minta Segera Booster
Next Article Tahun Depan Lubuklinggau Kebagian Dana Rp200 Juta Per Kelurahan
alwi

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,936 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,806 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,779 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?