RELUNG.ID – Plt Bupati Muara Enim, Ahmad Usmarwi Kaffah mendukung rencana Daerah Otonomi Baru (DOB) Rambang Lubai Lematang (RL2). Hanya saja, dia meminta agar presedium melengkapi seluruh persyaratan.
Demikian diungkapkannya, saat menghadiri audensi masyarakat yang tergabung dalam perkumpulan masyarakat yang memperjuangkan rencana DBO RL2 di ruang rapat Serasan Sekundang Muara Enim, Kamis (16/2).
Baca Juga: Mau Ganti Oli Kendaraan? Perhatikan Empat Petunjuk Berikut!
“Secara pribadi maupun pemerintah, saya sangat mendukung keinginan dan aspirasi masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Masyarakat Daerah Otonomi Baru (RDOB) Rambang Lubai Lematang (RL2), asal sesuai dengan aturan dan mekanisme berlaku,” katanya
Dengan DOB ini, maka dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, akses lebih cepat dan lain sebagainya. Meski demikian, saat ini pemerintah masih melakukan moratorium pemekaran (DOB). Karena itu, dia meminta agar presedium melengkapi seluruh persyaratan sebelum dibukanya moratorium DOB ini.
Baca Juga: Webtoon ‘Second Life of a Gangster’ Hidup Lagi, Bos Gangster Mau Jadi Orang Baik
“Jadi disiapkan sebaik mungkin sehingga ketika ada pembukaan moratorium bisa langsung diajukan dan berhasil,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Presedium Pembentukan DOB RL2, Usman Firiansyah mengatakan DOB RL2 ini terdiri dari enam kecamatan yaitu Rambang, Rambang Niru, Lubai, Lubai Ulu, Empat Petulai Dangku dan Belimbing, yang mencakup 70 Desa dengan luas wilayah sekitar 2307,9 Km persegi.
Baca Juga: Kirim 100 Foto Kini Bisa Lewat WA
Untuk jumlah Penduduk berdasarkan BPS tahun 2020 sebanyak 182.000 Jiwa. Sedangkan untuk calon ibukotanya di Manunggal Makmur dengan lahan seluas 40 hektar.
“Dengan DOB ini maka dapat mempercepat pemerataan pembangunan, dan efisiensi,” pungkasnya.

