RELUNG.ID – Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
PT Hutama Karya (HK) mengoperasionalkan 9 ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dengan panjang 589 kilometer.
Hal ini diakui Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan HK, Tjahjo Purnomo, Sabtu (30/12).
Baca Juga: Ini 5 Zodiak Terlihat Sangat Kalem
Dia mengatakan, pihaknya juga mengoperasionalkan secara fungsional ruas Tol Bangkinang–Koto Kampar dengan panjang 24,7 kilometer pada 24 Desember dan Tol Binjai–Langsa Seksi Kuala Bingai-Tanjung Pura sepanjang 19 kilometer pada 23 Desember.
“Meski masih fungsional, tapi kualitas dan fasilitas nya tidak kalah dengan jalan tol yang telah beroperasi secara penuh,” katanya.
Baca Juga: Ini 7 Tips Liburan di Rumah Biar Tidak Bosen
Menurutnya, ketahanan dari kedua jalan tol tersebut tidak perlu diragukan lagi karena dibangun menggunakan teknologi Lead Rubber Bearing (LRB) atau bantalan karet inti timbal.
Teknologi ini memberikan kualitas terbaik, menambah umur ketahanan jembatan, serta memiliki keamanan struktur yang lebih kuat saat terjadi gempa, sehingga dapat dipastikan bahwa kedua ruas jalan tol tersebut telah layak operasi.
“Dengan penambahan kedua jalur tol tersebut tidak sekadar memotong waktu perjalanan antar kota, melainkan juga menghubungkan antar provinsi di Sumatra,” jelasnya.
Baca Juga: Ini 5 Jenis Olahraga Bisa Kalian Lakukan saat Libur
Dia menjelaskan, Tol Fungsional Kuala Bingai–Tanjung Pura, merupakan bagian dari Tol Binjai – Langsa yang sebelumnya telah beroperasi dari Binjai hingga Kuala Bingai.
Sehingga dengan bertambahnya seksi baru ini dapat semakin mempermudah akses pengguna jalan utamanya dari Binjai, Sumatra Utara menuju Langsa, Aceh ataupun sebaliknya, dengan waktu tempuh dari Binjai menuju Tanjung Pura yang semula 1,5 jam menjadi hanya 30 menit saja.
“Tol ini juga membuka akses bagi pengguna jalan tol dari arah Medan yang ingin berkunjung ke daerah Langsa untuk mengunjungi Pantai Teulaga Tojoh atau pengguna jalan tol dari daerah Langsa yang ingin mencicipi wisata kuliner Soto Udang Galah Berseri di Langkat,” terangnya.
Baca Juga: Ini 5 Penyebab Lihat Kembang Api Bisa Buat Happy
Berbeda dengan Tol Kuala Bingai – Tanjung Pura, Tol Bangkinang–Koto Kampar merupakan jalur tol baru yang terhubung dengan Tol Pekanbaru-Bangkinang yang sebelumnya telah beroperasi sejak Oktober 2022.
Dengan demikian, jalur tol ini membuka konektivitas dari Pekanbaru ke Koto Kampar atau sebaliknya dan mereduksi waktu perjalanan dari semula 1 jam menjadi hanya 15 menit hingga 20 menit.
“Lewat tol ini, pengguna jalan dari Pekanbaru yang ingin berkunjung ke wisata Lembah Harau di Payakumbuh atau pengguna jalan dari Padang yang ingin menikmati pemandangan Ulu Kasok di daerah Riau menjadi lebih cepat untuk dijangkau,” tambahnya.
Baca Juga: Ini 11 Manfaat Wine yang Harus Kalian Ketahui
Bagi pengguna jalan tol yang hendak melintas dari Provinsi Riau menuju ke Provinsi Sumatra Barat juga tidak perlu khawatir untuk melakukan perjalanan jauh.
Ini dikarenakan Tol Pekanbaru-Bangkinang juga telah dilengkapi dengan rest area fungsional yang berada di KM 36 Jalur A dan B dengan fasilitas yang tak kalah dengan rest area operasi.
Bahkan di rest area baru ini lebih modern dan environmental friendly dengan menggunakan bangunan yang ramah lingkungan.
Baca Juga: Google Dikabarkan Bayar Denda Rp76 Triliun Usai Lacak Pengguna Incognito di Chrome
“Rest area fungsional ini fasilitasnya sudah cukup lengkap dengan toilet yang nyaman seperti di mall, masjid yang luas dengan bangunan yang indah serta dilengkapi ATM, minimarket dan SPBU modular dan pengunjung rest area juga bisa berfoto di mural yang instagramable yang berada di depan rest area,” katanya.
Selama beroperasi secara fungsional, Hutama Karya mencatat trafik Tol Bangkinang-Koto Kampar sejak (24/12) hingga (28/12) sebanyak 6.520 kendaraan. Sedangkan untuk Tol Kuala Bingai – Tanjung Pura sejak (23/12) hingga (28/12) dilalui sebanyak 29.387 kendaraan.
“Ini terlihat bahwa antusiasme masyarakat yang ingin melintas cukup tinggi, kami berharap kedua jalan tol ini dapat segera dioperasikan sehingga masyarakat dapat menjadikan jalan tol ini sebagai jalur alternatif perjalanan setiap harinya,” terangnya.
Baca Juga: Ini Ketakutan Jaygarcia Saturn dari Bonney
Berikut daftar Tol Trans Sumatera yang dioperasionalkan selama libur Nataru;
1. Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (189 Km),
2. Tol Palembang – Indralaya (21,93 Km),
3. Tol Bengkulu – Taba Penanjung (17,8 Km),
3. Tol Pekanbaru – Dumai (131 Km),
4. Tol Pekanbaru – Bangkinang (31 Km),
5. Tol Binjai – Langsa Seksi 1 (Binjai – Stabat) (11 Km),
6. Tol Sigli – Banda Aceh (Seulimeum – Blang Bintang) (35,85 Km)
7. Tol Indralaya – Prabumulih (64,5 Km),
8. Tol Binjai – Langsa (Stabat – Kuala Bingai) (8Km),
9. Tol Indrapura – Lima Puluh (15 Km),
10. Tol Sigli – Banda Aceh (Blang Bintang – Baitussalam) (12,7 Km)
11. Tol Indrapura – Tebing Tinggi (26,23 Km) yang dikelola oleh PT Hutama Marga
Waskita (Hamawas).
Baca Juga: Egghead jadi Perang Keluarga Terbesar di One Piece
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk berkendara sesuai dengan tata tertib dan ketentuan yang berlaku di jalan tol. Berkendara dengan kecepatan minimum 60 km/jam dan maksimum 100 km/jam, dan tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat,” imbaunya.

